Welcome, Guest
You have to register before you can post on our site.

Username
  

Password
  





Search Forums

(Advanced Search)

Forum Statistics
» Members: 11
» Latest member: rumahlendir
» Forum threads: 30
» Forum posts: 31

Full Statistics

Online Users
There are currently 5 online users.
» 0 Member(s) | 5 Guest(s)

Latest Threads
Cerita Dewasa | Menikmati...
Forum: Cerita Dewasa Keluarga
Last Post: RiskaLim
05-08-2017, 10:12 PM
» Replies: 0
» Views: 10
Foto Dewasa | Kumpulan fo...
Forum: Gamar Panas Cewe Asia
Last Post: RiskaLim
05-08-2017, 09:03 PM
» Replies: 0
» Views: 14
Foto Hot | Kumpulan foto ...
Forum: Gamar Panas Cewe Asia
Last Post: RiskaLim
05-06-2017, 08:29 PM
» Replies: 0
» Views: 15
Agen Judi Bola Online | P...
Forum: Prediksi
Last Post: RiskaLim
05-06-2017, 06:25 PM
» Replies: 0
» Views: 9
Agen Judi Bola Online | P...
Forum: Prediksi
Last Post: RiskaLim
05-05-2017, 10:29 PM
» Replies: 0
» Views: 91
Cerita Dewasa | Kemulusan...
Forum: Cerita Panas ABG
Last Post: RiskaLim
05-04-2017, 10:14 PM
» Replies: 0
» Views: 27
Foto Panas | Kumpulan fot...
Forum: Gamar Panas Cewe Asia
Last Post: RiskaLim
05-04-2017, 09:19 PM
» Replies: 0
» Views: 205
Cerita Dewasa | Pengalama...
Forum: Cerita Panas ABG
Last Post: RiskaLim
05-04-2017, 07:51 PM
» Replies: 0
» Views: 117
Foto Panas | Kumpulan Fot...
Forum: Gamar Panas Cewe Asia
Last Post: RiskaLim
05-03-2017, 11:15 PM
» Replies: 0
» Views: 45
Meme Bokep | Kumpulan mem...
Forum: Lucu-Lucu
Last Post: RiskaLim
05-03-2017, 05:56 PM
» Replies: 0
» Views: 209

 
  Agen Judi Bola Online | Prediksi Pertandingan Bola 29 April 2017 | Obcbet.com
Posted by: RiskaLim - 04-28-2017, 07:49 PM - Forum: Prediksi - No Replies

[Image: dmYSAkZ.jpg]

Agen Judi Online | Obcbet.com | Prediksi - Obcbet.com merupakan situs judi online terpercaya yang melayani permainan taruhan SBOBET Bola dan SBOBET Casino, Disini Obcbet.com bertindak sebagai Agen Bola Terpercaya yang melayani transaksi judi online setiap harinya. Tentunya dengan support 4 bank besar di Indonesia yaitu Bank BCAMandiriBNI, dan BRI. Disini kami juga menyediakan berbagai jenis promo-promo yang tidak kalah menarik tentunya, Diantara lainnya seperti promo | Free Kredit 100% New Member (Khusus Sportbook) | Promo Sportbook 2in1 (Komisi Sportbook 400% + Cashback 5% ) | Komisi Referral Sportbook 25% BERLAKU SEUMUR HIDUP | Promo Casino ( Komisi Rollingan 1% ) | Komisi Referral Casino 10% BERLAKU SEUMUR HIDUP | Promo Tangkas ( Extra Kredit 20% ).



Selain itu, Costumer Service kami siap sedia untuk melayani anda selama 24Jam. Tunggu apalagi ayo buruan Daftar dan Dapatkan keuntungan bersama OBCBET.com 



Berikut ini adalah panduan dan prediksi bola, Obcbet.com tidak menjamin kemenangan 100% akurat, semua pilihan kembali kepada anda sendiri, dan semoga pilihan anda adalah yang terbaik dan semoga beruntung dalam Taruhan Bola bersama OBCBET.com



Jadwal Prediksi Pertandingan Bola 29 April 2017 :



Liga inggris



29.Apr 2017 | Southampton Vs Hull City | Pukul 21.00 WIB

HDP : 0 : 0.75

Prediksi : Southampton -0.75 FT HDP

Over/Under : Under 2.75 FT HDP



29.Apr 2017 | Stoke City Vs West Ham | Pukul 21.00 WIB

HDP : 0 : 0.50

Prediksi : West Ham +0.50 FT HDP

Over/Under : Over 2.50 FT HDP



29.Apr 2017 | Sunderland Vs Bournemouth | Pukul 21.00 WIB

HDP : 0.25 : 0 

Prediksi : Bournemouth -0.25 FT HDP

Over/Under : Under 2.75 FT HDP



29.Apr 2017 | West Brom Vs Leicester | Pukul 21.00 WIB

HDP : 0 : 0

Prediksi : Leicester +0 FT HDP

Over/Under : Under 2.25 FT HDP



29.Apr 2017 | Crystal Palace Vs Burnley | Pukul 23.30 WIB

HDP : 0 : 0.75

Prediksi : Crystal Palace -0.75 FT HDP

Over/Under : Over 2.25 FT HDP



Liga Spanyol



29.Apr 2017 | Real Sociedad Vs Granada | Pukul 18.00 WIB

HDP : 0 : 2.25

Prediksi : Real Sociedad -2.25 FT HDP

Over/Under : Under 3.50 FT HDP



29.Apr 2017 | Real Madrid Vs Valencia | Pukul 21.15 WIB

HDP : 0 : 2.50

Prediksi : Valencia +2.50 FT HDP

Over/Under : Under 4.50 FT HDP



29.Apr 2017 | Las Palmas Vs Atl,Madrid | Pukul 21.15 WIB

HDP : 0.75 : 0

Prediksi : Las Palmas +0.75 FT HDP

Over/Under : Over 2.50 FT HDP



30.Apr 2017 | Espanyol Vs Barcelona | Pukul 01.45 WIB

HDP : 2 : 0

Prediksi : Espanyol +2 FT HDP

Over/Under : Over 3.50 FT HDP



Liga Jerman



29.Apr 2017 | Darmstadt Vs Freiburg | Pukul 20.30 WIB

HDP : 0.25 : 0

Prediksi : Freiburg -0.25 FT HDP

Over/Under : Over 2.50 FT HDP



29.Apr 2017 | Dortmund Vs Koln | Pukul 20.30 WIB

HDP : 0 : 1.75

Prediksi : Dortmund -1.75 FT HDP

Over/Under : Over 3.50 FT HDP



29.Apr 2017 | Mainz Vs Monchengladbach | Pukul 20.30 WIB

HDP : 0 : 0.25

Prediksi : Mainz +0.25 FT HDP

Over/Under : Under 2.75 FT HDP



29.Apr 2017 | RB Leipzig Vs Ingolstadt | Pukul 20.30 WIB

HDP : 0 : 1

Prediksi : Ingolstadt +1 FT HDP

Over/Under : Over 2.75 FT HDP



29.Apr 2017 | Werder Bremen Vs Hertha Berlin | Pukul 20.30 WIB

HDP : 0 : 0.50

Prediksi : Werder Bremen -0.50 FT HDP

Over/Under : Under 2.50 FT HDP



29.Apr 2017 | Wolfsburg Vs Bayern Munchen | Pukul 23.30 WIB

HDP : 1.25 : 0

Prediksi Bayern Munchen -1.25 FT HDP

Over/Under : Under 3 FT HDP



Good Luck Smile

Print this item

  Cerita Sex | PengalamanKu Bercinta Thresome dengan Papa dan MamaKu
Posted by: RiskaLim - 04-28-2017, 01:18 AM - Forum: Cerita Dewasa Keluarga - No Replies

Cerita dewasa, cerita dewasa terbaru, kumpulan cerita dewasa 2016, cerita sex, cerita sex tante, cerita sex abg, cerita sex mahasiswa, cerita sex perawan, vidoe sex terbaru 2016, nonton video sex jepang, nonton video sex barat, nonton video sex korea

Jarbos.net - Sore itu seperti biasa aku dan keluargaku berkumpul bercanda ria di ruang keluarga. Aku, papa dan mama kami bertiga termasuk keluarga yang haromis.

Cerita Sex | Perkenalkan namaku Andri umur 16 tahun, ibuku Mayang usia 42 tahun, sedangkan ayahku Ranu usianya 47 tahun. Kami bertiga selalu menghabiskan waktu bersama kalau sore hari seperti itu. Sedangkan bila pagi sampai jam 5 sore kita bertiga sibuk dengan urusan masing-masing aku sekolah, ibuku sibuk dengan bisnis laundrynya, dan sedangkan ayahku bekerja sebagai pemborong. Walaupun hidup kami pas-passan kami tetap bahagia karena selalu bisa berkumpul seperti ini.


Sore itu ayahku sedang memegang kartu ditanggannya untuk mengajak aku dan mamaku bermain kartu bersama untuk mengusir bosan. Akhirnya kami bertiga bermain kartu bersama memang benar kata ayahku permainan kartu ini awalnya menghilangkan rasa bosan kami bertiga yang sedari tadi hanya ngobrol-ngobrol sambi lihat televisi. 

Setelah bermain cukup lama akhirnya kami bertiga merasa bosan dengan permainan kartu ini. Ayahku yang menetahui situasi itu langsung mencetuskan ide gilanya, memang ayahku adalah orang yang paling kreatif diantara kami bertiga tapi kali ini ide ayahku tdk bisa diterima dengan akal sehat.

Ayah pun mulai mengutarakan ide gilanya itu
“Kalian tampaknya udah merasa bosan iya?” Tanya ayahku kepada aku dan mamaku.

“Iya nih yah udah bosen dari tadi gini-gini aja” jawabku menyauti pertanyaan dari ayah.

“Iya bener tuh kata Andri yah mama juga udah mulai bosan” sambung mamaku.

“Ya udah ayah kali ini punya ide, gimana kalau yang kalah harus membuka pakaiannya satu-persatu?” Ayah mengutarakan ide gilanya saat itu kepada kamu dengan senyum-senyum nggak jelas.

“Apa yah? Apa ayah ini sudah gila?” Sahut mamaku sedikit sewot.

“Kenapa seh ma? Apa mama takut?” Tanya ayahku kepada mamaku.

“Ayah ini apa2an masak yang kalah harus lepas baju? Gimana kalau mama yang kalah?” Ucap mamaku melemparkan pertanyaan balik pada ayahku.

“Emang kenapa ma? Disini kan cuma kita bertiga tdk ada orang lain” sahut ayahku.

“Kok malah debat sih?” Tanyaku kesal kepada orang tuaku.

“Oke deh mama berani, ayo kocok kartunya” ujar mamaku mengakhiri perdebatan mereka.

Akhirnya ayahku mengocok kartunya dan membaginya rata pada kami bertiga. Permainan pertama pun berlangsung sangat sengit kita bertiga saling adu strategi dan akhirnya aku yang kalah.

Lalu ayahku segera berkata,
“Ayo Ndri buka kaos kamu terus kamu kocok lagoi kartunya.

“Iya2 yah” jawabku sedikit sewot karena kalah pada permainan pertama.

Mamaku hanya senyam-senyum melihat kekalahanku. Akhirnya kartu kuocok lagi untuk permainan kedua. Dipermainan kedua ini mamaku yang akhirnya kalah.

Dengan sangat senang aku menyuruh mama untuk membuka bajunya,
“Ayo ma buka bajunya hehehehehe” ocehku sambil tertawa melihat kekalahan mama.

“Iya tdk toh mama hanya lepas jilbab dulu” sahut mamaku.

“Kok gitu? Mama curang ah” timpalku sewot mendengar kata2 mama.

“Iya gk bisa gitu ma perjanjiannyakn baju bukan jilbab jadi mama harus lepas baju dan jilbabnya tetep aja dipakai” ayahku coba menerangkan aturan permainannya pada mamaku.

Akhirnya mamaku melepas kancing2 bajunya dan terlihatlah toket mama yang masih terbungkus bh warna putih. Dipermainan ketiga mama kalah lagi aku dan ayah memaksa mama untuk membuka celanannya. Permainan ini berlangsung terus sapek tak terasa tubuh kami bertiga benar bugil tanpa ada apa-apa lagi yang menutupi tubuh kita.

Aku sempat terkesan waktu melihat mama membuka bhnya ternyata toket mama gede banget. Sebelumnya aku tak pernah memperhatikan toket mama karena tertutup oleh jilbab-jilbabnya. Ayah yang sudah menyadari kalau aku sedari tadi sudah terangsang melihat bentuk toketh mamaku mulai memancingku. Ayah pun mengambil tindakan dengan menggeser tempat duduknya dan mendekatkan tubuhnya pada mama. Ayahku juga mulai mengraya2 toket mama.

“Apaan sih ayah ini malu tuh dilihat Andri” kata mama menghentikan tingkah ayah.

“Nggak papa ma biarin aja Andri kan udah gede” jawab papa singkat.

Karena takut ayah marah mama membiarkan tanggan ayah meremas-remas kedua toketnya itu. Aku pun sangat terangsang melihat tanggan ayahku yang sedang asyik dengan pekerjaan barunya saat itu.
“Andri pengen ya?” Goda ayah padaku.

“Ayah apaan sih?” Mamaku coba memeringatkan ayah.

“Halah Nggak papa ma toh Andri juga butuh edukasi tentang sex” jawab ayahku ringan.

“Enngg……..akkk kok yah” jawabku terbatah2.

“Ah jangan bo’ong ah Andri, tuh buktinya udah tegang banget” kata ayahku sambil menuding batang penisku.

“Ternyata punyamu lebih gede dari punya ayah iya Ndri?” Lanjut ayahku.

Sedangkan mamaku masih bengong melihat batang penisku mungkin mamku takjub dengan ukuran kotolku yang lebih besar dari punya ayah. Ayah terus meremas toket mama seperti orang kesurupan sambil lidahnya menjilati leher mama.

“Ngapain kamu bengong aja disitu Ndri? Sini bantu ayah” ayahku membuyarkan lamunanku.

“Ah ayah ini apaan sih? Masak Andri diajak beginian?” Sahut mamaku tapi pandangannya tdk berpaling dari batang penisku.

“Biarin aja deh ma toh mama juga pengen ngerasain penisnya Andri yang gede itukn?” Ayah langsung to the point kepada mama.

Mamaku tak menjawab kata2 terakhir yang terlontar dari mulut ayahku. Akupun tetap terdiam dan membisu ditempatku duduk, aku belum percaya kalau ayahku segila ini.
“Ayo Ndri kok malah bengong” kata2 ayah membuyarkan lamunanku.

“Andri harus ngapain yah?” Tanyaku yang tampak begitu polosnya.

“Sini kamu jilatin meqi mamamu” perintah ayah mendengar pertanyaan bodohku.

Bagai kerbau yang dicocok hidungnya akupun bankit dari tempatku duduk dan mendekat ke tubuh ayah dan mama. Sebenarnya aku masih ragu menuruti perintah ayah karena sebelumnya aku belum pernah melakukan hal yang seperti ini. Aku pun mendekatkan kepalaku dengan meqi mama. Aku sempat menghetikan kepalaku tepat didepan meqi mama karena sebenarnya aku jijik melakukan hal ini, tapi ayah memaksaku.

Akhirnya kulakukan perintah ayahku menjilati meqi mamaku. Pertama-tama aku agak sedikit kaku melakukan hal seperti ini tapi lama-kelamaan aku sudah mulai terbiasa. Karena aku sudah mulai terbiasa mama mulai menjambak rambutku untuk membenamkan kepalaku kepada meqinya sampai-sampai aku tdk bisa bernafas. Walaupun aku sulit untuk bernafas karena mamaku mebenamkan kepalaku tapi herannya justru aku lebih menikmati permainanku.
Mamaku mulai meracau,

“Terus Andri terus jilat itil mama Ndri, ayah juga sedot yang kuat pentil mama mainkan susu mama yah” racau mamku.

Aku dan papaku terus melakukan pekerjaannya masing-masing. Sampai papa menghentikan jilatanku.

“Ndri berhenti menjilat meqi mamamu dulu” ucap ayahku sembari bediri disebelah mama dan penisnya tepat pada muka mama.

“Iya yah” jawablku menuruti perintah ayahku.

“Ma ayo sekarang giliranmu mainin penis ayah” perintah ayahku yang ditujuhkan pada mama.

“Dan kamu Andri terusin jilat meqi mamamu dari belakang” lanjut ayah.

Mama yang mengerti permintaan ayaj langsung mengubah posisinya mamau langsung nungging dan menyergap penis ayah sedangkan aku asyik menjilati meqi mama. Kelihatannya mama semakin liar menyepong penis ayah yang ukurannya sedikit lebih kecil dari punyaku mungkin mama usah terbiasa maini penis ayah.

Setelah ayah merasah puas dengan sepongin mama sekarang ayah menyuruhku untuk mengantikan posisinya lalu ayah sekaran berpindah kebelakang. Kemudian ayah langsung membuka lebar kedua paha mama dan memasukan kotolnya kedalam lubang meqi mama. Mama sempat menjerit kecil ketika penis ayah berhasil sepenuhnya masuk kedalam meqi mama. Sedangkan aku yang ada didepan mama langsung memajukan penisku tepat pada bibir mama.

Mungkin mama sudah mengerti maksudku mama langsung meraih penisku dan mejilati kepala penisku pertama-tama. Rasanya ngilu campur geli membuatku meringis2 keenakan. Melihat hal itu mama langsung memasukan penisku kemulutnya. Rasanya hangat sekali, mama mulai memaju mundurkan penisku yang berada didalam mulutnya.

“Achh……geli ma geli” racauku menahan geli.

“Udah nikmatin aja Ndri” ucap ayah mendengar racauanku.

“Emb penismu ahhhh ge ahhh de banget Ndri ahhh” kata mama yang sedikit terputus-putus karena mendapat serangan dari ayah.

Mama terus mengulum penisku dan sekali2 menyedot batang penisku rasanya enak banget aku belum pernah merasakan hal seperti ini sebelumnya.

10 menit berselang ayah mengerang keras sekali tampaknya dia sudah sampai pada puncaknya. Tubuh ayah seketika lemas tak berdaya. Ayah kemudian mencabut penisnya yang masih tertanam dimeqi mama, begitu penis ayah dicopot terlihat jelas olehku ada cairan putih pekat keluar dari meqi mama.

“Ndri sekarang giliranmu ayo lakukan” perintah papa

Akupun nurut-nurut aja. Sekarang posisi mama sedang tidur terlentang pahanya terbuka lebar untuk memudahkanku memasukan peniskuyang sedari tadi pengen sekali dimasukan. Aku mengarahkan batangku ke meqi mama walaupun meqi mama sudah licin karena sperma dari ayah tapi aku masih kesulitan untuk memasukannya. 

Akhirnya denga telaten mama membimbingku, penisku dipegang oleh mama dan langsung diarahkan pas lubang meqinya. Karena lubang meqi mama yang sudah licin oleh sperma ayah penisku langsung masuk seluruhnya ke meqi mama. Mama menyeruak dan mengadahkan kepalanya keatas. Sekarang aku dengan perlahan mulai mengerakan pinggulku maju mundur.

“Ayo Ndri penismu enak” ujar mama.

“Iya ma meqi mama juga nikmat” jawabku

“Och…….Och…..Och….Och…..” Mama tdk berbicara lagi hanta desahan dan desahan yang keluar dari mulutnya.

Setelah hampir sepuluh menit ayah bangkit dari kursi tempatnya beristirahat. Ia mengisyaratkn padaku untuk membalik badanku akupun menurutinya. Sekarang mam yang berada diatas tubuhku tanpa pikir panjang ayah langsung mengarahkan penisnya ke anus mama. Dengan bantuan dari air liurnya akhirnya penis ayah bisa masuk seluruhnya ke anu mama. Mama hanya bisa mendesah entah dia telah menaha kenikmatan atau kesakitan aku tdk tau itu. Ayah dengan kasar menghajar anus mama.

“Aduh yah Och……terus…….yah Och…..Och…” Desahan mama

Akupun tak mau kalah dengan ayah aku langsung mempercepat gerakanku. Dan mama pun mendesah semakin keras.

“Och……kaaaa….llliiiiiaaannn bbbeeeeee nnneeerrrrr beee nnneeeerr hhhhheeebbbaattt” desahan mama.

“Oooccchhhhh kaaalllllaauuu bbeeeegggiiiinnniiii mmmmaaammmmaaaa gggaakkkk kkkuuuuuaaaatttt” lanjut desahan mama.

“Ooooocchhhhhhhh” akhirnya mama mendesah panjang tanda orgasme telah didapatkannya.

“Kamu kuat banget Ndri belum keluar-keluar juga” tanya mama padaku.

“Hehehe gk tau juga ma” jawabku singkat.

Aku yang belum mencapai puncak sendiri berusaha mengerakan tubuh mama dan dibantu oleh ayah.
Mama terus kami serang daru lubangnya sampai 5 menit kemudian ada rasa geli pada ujung penisku seperti ada benda yang memaksa untuk keluar dari dalam, meskipun kutahn tetap tak bisa dan akhirnya.

“Croooottttt croootttt croootttt croootttt”

Sperma keluar membuat penuh seisi meqi mama dipenuhi oleh sperma dan ayah. Tubuhku langsung lemas dan si Andri junior juga langsung melemaskan tubuhnya. Sekarang tinggal ayah yang menutaskan birahinya. Entah sampai kapan ayah mampu begitu yang jelas hari ini aku puas sekali.

Cerita ABG, Cerita Janda, Cerita Perawan, Cerita Perkosaan, Cerita Seks Sedarah, Cerita Selingkuh, Cerita SEX, Cerita Skandal, Cerita Tante Girang and tagged Anak Teman Ibuku, Anak Tiri Yang Ternoda, Arisan Seks Bikin Aku Ketagihan, Kakak Adik Yang Tak Berdaya, Kampung Bebas Ngesex, ML Dengan Si Cantik Bella, Nafsu Pertama Ibu Ku, Pembalasan Dendam Karina, Pembantu Bikin Ketagihan Ngesex, Puas Dengan Penis Tukang Sensus, Puncak Birahi Yang Tak Tertahankan.

Print this item

  Agen Judi Bola Online | Prediksi Pertandingan Bola 29 April 2017 | Obcbet.com
Posted by: RiskaLim - 04-27-2017, 10:54 PM - Forum: Prediksi - No Replies

[Image: dmYSAkZ.jpg]

Agen Judi Online | Obcbet.com | Prediksi - Obcbet.com merupakan situs judi online terpercaya yang melayani permainan taruhan SBOBET Bola dan SBOBET Casino, Disini Obcbet.com bertindak sebagai Agen Bola Terpercaya yang melayani transaksi judi online setiap harinya. Tentunya dengan support 4 bank besar di Indonesia yaitu Bank BCAMandiriBNI, dan BRI. Disini kami juga menyediakan berbagai jenis promo-promo yang tidak kalah menarik tentunya, Diantara lainnya seperti promo | Free Kredit 100% New Member (Khusus Sportbook) | Promo Sportbook 2in1 (Komisi Sportbook 400% + Cashback 5% ) | Komisi Referral Sportbook 25% BERLAKU SEUMUR HIDUP | Promo Casino ( Komisi Rollingan 1% ) | Komisi Referral Casino 10% BERLAKU SEUMUR HIDUP | Promo Tangkas ( Extra Kredit 20% ).

Selain itu, Costumer Service kami siap sedia untuk melayani anda selama 24Jam. Tunggu apalagi ayo buruan Daftar dan Dapatkan keuntungan bersama OBCBET.com 

Berikut ini adalah panduan dan prediksi bola, Obcbet.com tidak menjamin kemenangan 100% akurat, semua pilihan kembali kepada anda sendiri, dan semoga pilihan anda adalah yang terbaik dan semoga beruntung dalam Taruhan Bola bersama OBCBET.com

Jadwal Prediksi Pertandingan Bola 29 April 2017 :

Liga Spanyol

29.Apr 2017 | Villarreal Vs Sporting Gijon | Pukul 01.45 WIB
HDP : 0 : 1.25
Prediksi : Villarreal -1.25 FT HDP
Over/Under : Over 3 FT HDP

Liga Italia

29.Apr 2017 | Atalanta Vs Juventus | Pukul 01.45 WIB
HDP : 0.50 : 0
Prediksi : Atalanta +0.50 FT HDP
Over/Under : Under 2.25 FT HDP

Liga Jerman

29.Apr 2017 | Leverkusen Vs Schalke04 | Pukul 01.30 WIB
HDP : 0 : 0.25
Prediksi : Leverkusen -0.25 FT HDP
Over/Under : Over 2.75 FT HDP

ELC

29.Apr 2017 | Cardiff Vs Newcastle | Pukul 01.45 WIB
HDP : 0.50 : 0
Prediksi : Cardiff City +0.50 FT HDP
Over/Under : Under 2.75 FT HDP

Good Luck Smile

Print this item

Thumbs Up Cerita Dewasa | Kunikmati Bersetubuh Dengan Bule Cantik Di Bali
Posted by: RiskaLim - 04-27-2017, 06:54 PM - Forum: Cerita Panas ABG - No Replies

Cerita dewasa, cerita dewasa terbaru, kumpulan cerita dewasa 2016, cerita sex, cerita sex tante, cerita sex abg, cerita sex mahasiswa, cerita sex perawan, vidoe sex terbaru 2016, nonton video sex jepang, nonton video sex barat, nonton video sex korea

Jarbos.net - Cerita sex ini kira-kira tahun 2000 lalu, waktu aku masih sekolah di salah satu sekolah swasta yg lumayan terkenal di Bandung.Waktu itu sekolah kami mengadakan liburan bersama sebelum EBTA/EBTANAS. 

Cerita Dewasa | Tempat yg dituju adalah pulau Dewata, Bali. Tentu saja aku antusias sekali untuk ikut acara itu, selain aku bisa melepas lelah dan stres gara-gara pelajaran, aku juga bisa menikmati pulau Dewata yg katanya indah itu, maklum aku memang belum pernah menginjakkan kaki di sana. 

Ricky yg pernah berlibur dengan keluarganya ke sana tetap ikut karena menurutnya kami tdk akan pernah bosan untuk berlibur ke sana. Ricky banyak cerita tentang keindahan objek wisata di sana, termasuk banyaknya “buah-buahan” disana. 

Aku dan Alf bingung sendiri, memang apa anehnya buah-buahan di Bali. Tapi mendengar pertanyaan kami, Ricky dan Joni malah ketawa-ketawa sambil meledek kalau kami berdua itu kurang imajinasi.

Joni mulai bercerita kalau Bali adalah salah satu pusat “buah-buahan” terbesar di Asia. Ada banyak “buah-buahan” di sana, dari buah lokal sampai “buah” import. Ricky menambahkan kalau yg paling terkenal di sana adalah “buah-buahan” import, tapi ada juga “buah” lokal yg tdk kalah bersaing dengan “buah-buah” import yg rata-rata lebih besar ukurannya. Aku mulai mengerti, makanya aku mulai nyengir ke arah Ricky dan Joni. 

(Untuk pembaca yg tdk mengerti, bisa hubungi kami untuk minta penjelasan dan kami akan menjelaskan sedetail-detailnya, hehehehe). Tapi Si Alf masih tetap diam, entah tdk mengerti atau entah pura-pura tdk ngerti. Tapi begitu Joni bilang kalau di sana “buah kelapa” tersebar di mana-mana, Alf langsung ikut-ikutan tertawa sambil membayangkan “buah-buahan” itu tersebar di pantai menunggu dipetik.

“Pletak..” Tiba-tiba penghapus melayang membentur meja, hampir saja kepala Joni jadi sasaran. Kami baru sadar kalau ini masih di kelas, di depan Pak Maman melotot sambil mengacung-ngacungkan penggaris ke arah kami berempat. Kami cuma nyengir sambil menunduk, kami benar-benar lupa kalau ini masih di kelas. Tapi untung saja, Pak Maman tdk terlalu galak, biasanya dia sudah lupa kejadian yg bikin dia jengkel setelah beberapa menit.

Oke, singkatnya kami akhirnya pergi bareng juga ke Bali. Kami berempat memilih bus yg sama biar bisa sepuasnya ngobrol. Kebetulan pengawas di bus kami lumayan “gaul”. Jadi kami bisa bebas ngobrol tentang apapun juga, tentu saja sampai hal-hal yg menjurus bahaya juga tdk masalah. 

Dua-duanya guru cewek yg relatif lebih cantik dibanding guru-guru kami yg lain. Ibu Winda dan Ibu Diana. Dua-duanya masih lajang dan umurnya tdk terlalu jauh dengan kami, Ibu Winda sekitar 27 tahun sedangkan Ibu Diana kira-kira 22 tahunan. Tentu saja mereka juga tdk lolos dari kejaran kami-kami berempat, dan tentu saja petualangan itu ada di cerita kami yg lain.

Kembali ke cerita, sekitar sehari kami baru sampai ke hotel. Kebetulan kami menginap di hotel yg lumayan mewah, kalau tdk salah bintang empat atau mungkin lima. Aku tdk begitu jelas, tapi yg jelas ada fasilitas kolam renang sampai mandi sauna, pokoknya semuanya lengkap. Dan tentu saja kami berempat satu kamar, kami memang bisa dibilang cukup akrab and bisa saling berbagi, baik suka atau duka. 

Sampai-sampai bagi-bagi pacar kami juga tdk masalah, yg penting adil. Memang sih awalnya kami cukup menikmati pemandangan indah “buah-buahan” di pantai, kebetulan hotel kami dekat dengan pantai Kuta yg memang gudangnya “buah-buahan”. Tapi lama-kelamaan bosan juga cuma melihati tanpa melakukan apa-apa, makanya sehari sebelum pulang kami berniat sedikit mencicipi “buah-buahan” import tersebut.

Tapi sialnya,aku dan Ricky malah terpisah dari Alf dam Joni. Padahal cuma Joni yg tahu dimana bisa dapat “buah-buahan” import itu dengan harga murah. Aku menyesal juga sih, makanya aku dan Ricky memutuskan kembali ke hotel.Kebetulan udaranya enak sekali, makanya kami jalan sambil melihati pemandangan Bali di malam hari. Ternyata keberuntungan belum pergi dari kami berdua,di tengah jalan, seorang cewek bule yg kelihatannya bingung menghampiri kami berdua.

“Hai.. can you speak English?” dia menyapa kami.

“A little..” aku menjawab.

Terus kami mengobrol, ternyata dia terpisah dari rombongannya. Dia hendak pulang ke hotelnya, tapi malah kesasar sampai ke sini. Aku sebenarnya hendak menolongnya menunjukkan jalan pulang, tapi Ricky menyikutku, dan aku tahu maksudnya. Aku menyewa taksi dan mempersilakannya masuk, Ricky mengatakan pada cewek itu kalau kami akan mengantarnya ke tujuan. Cewek itu kelihatannya senang sekali dan berterima kasih, dia tdk tahu kalau ada maksud tersembunyi di balik kebaikan kami berdua. Hehehe, kapan lagi dapet “buah-buahan” gratis.

“Pak, antar kami ke tempat biasanya orang mangkal,” aku berbicara pada sopirnya,tapi sepertinya sopirnya belum mengerti.

“Itu Pak, ke tempat kami bisa begituan,” Ricky menambahkan.

Pak sopir itu sepertinya mengerti, dia tertawa kecil, lalu memacu taksinya ke salah satu tempat yg memang terkenal sebagai “tempat gelap”. Sampai di sana, aku lihat kanan-kiri, ternyata sepi. Lalu aku ajak cewek bule bernama Grace itu turun. Dia sedikit bingung,karena tempat itu sedikit asing baginya. Tapi Ricky meyakinkannya kalau tempatnya tdk salah, makanya Grace setuju.

Grace sebenarnya tdk terlalu montok banget, mungkin karena usianya yg masih sangat hijau. Baru 15 tahun, tapi dibandingkan produk lokal,”buahnya” memang termasuk lumayan besar, apalagi didukung tubuhnya yg tinggi langsing plus wajahnya yg lumayan cantik dengan rambut pirangnya yg oke banget. Begitu aku lihat ada kesempatan, kukeluarkan pisau lipat yg memang selalu kubawa. Memang sih cuma pajangan doang, soalnya tdk tajam. Tapi aku yakin Grace tdk tahu, soalnya dia langsung ketakutan waktu kutempelkan pisau itu ke lehernya.

Ricky kemudian menyuruhnya membuka semua pakaiannya. Tentu saja Grace menolak, tapi begitu kuancam akan kubunuh kalau tdk menurut,dia akhirnya membuka pakaiannya walau sedikit ragu-ragu. Tapi keragu-raguannya itu malah bikin aku makin bernafsu, dibukanya kaos hijau di tubuhnya, dan dadanya yg lumayan oke terlihat di balik remang-remang cahaya lampu yg agak jauh dari tempat itu. Aku menitipkan pisau lipatku pada Ricky dan mulai membuka bajuku sampai tersisa CDku. 

Kami setuju kalau aku duluan yg mencicipi Grace dengan catatan, ongkos taksi aku yg bayar. Aku sih setuju saja, makanya tdk menunggu lama lagi, langsung kusiapkan “dedekku” yg mulai melakukan pemanasan ringan. Grace menatapku, seolah mengiba, tapi aku sudah keburu nafsu, makanya kusuruh dia membuka semua pakaiannya. Dia akhirnya menurut juga, dibukanya semua pakaiannya, dan dia berjongkok ketakutan di atas pasir laut.

Aku tdk nunggu lama lagi, langsung kusambar tubuhnya, kutindih tubuhnya di atas pasir, dan mulai menjilati puting susunya. Dadanya kenyal berisi, tapi terlihat dia belum pengalaman, soalnya dia malah ketakutan waktu kujilat putingnya. Kuancam dia sekali lagi, dan akhirnya dia memejamkan matanya, pasrah akan apa yg bakal aku lakukan. 

Aku mulai buas menjilat putingnya yg semakin mengeras, tapi aku sadar kalau aku harus segera menyelesaikannya. Malam semakin larut, dan aku sama sekali tdk ingin ketahuan kalau aku memperkosa gadis itu. Karena itu aku tdk melanjutkan permainan lidahku, kuambil pisau dari tangan Ricky, lalu kutodongkan ke arah Grace, kusuruh dia mengulum k0ntolku. Grace sepertinya tdk mau, tapi dia tdk bisa apa-apa, dia terlalu takut untuk melawan, dia akhirnya mau juga mengulum k0ntolku, menghisapnya sesekali dan menjilatinya.

Aku masih menodongkan pisauku, takut juga kalau Grace menggigit k0ntolku, bisa berabe nantinya. Karena itu aku tdk mau lama-lama di posisi itu, kutunggingkan tubuh Grace, dan kumasukkan k0ntolku ke memeknya yg diluar dugaanku, ternyata lumayan basah. Perlahan tapi pasti k0ntolku masuk, tanpa menunggu lama, langsung kukocok memeknya lumayan cepat. Aku penasaran, ada sesuatu yg menghalangi k0ntolku masuk lebih dalam, karena itu kuhentak dengan kencang. Grace menjerit tertahan, rupanya dia masih perawan. Memang lumayan sempit juga lubang memeknya, tapi dibandingkan umurnya yg masih 15 tahun, yah termasuk lebar juga lubangnya. Mungkin orang bule memang seperti itu pikirku. Karena itu aku tdk memikirkannya lagi, yg ada di otakku hanya kocok.. kocok.. kocok.. terus.

“Ah.. ah.. oh.. please.. stop.. ah..” Grace mendesah memohonku untuk berhenti.

Tapi aku sudah tanggung, masa aku harus berhenti, tdk mau dong. Aku tdk peduli kata-katanya, kukocok terus memeknya dan beberapa saat kemudian tubuh Grace mengejang. Aku bingung juga, kupikir cewek yg diperkosa tdk akan merasakan nikmat hingga sampai puncak segala. Aku berhenti sebentar, kubalikkan tubuh Grace yg sudah sangat lemas. Kulihat matanya berair, wajar saja sih cewek menangis kalau diperkosa, tapi ada sesuatu yg lain dari pandangan matanya.

Aku menarik nafasku dalam-dalam, lalu kubuang pikiran yg aneh-aneh itu. Kubuka bibir memeknya dan kuselipkan k0ntolku disana, kutekan sedikit, lalu kutarik lagi, lalu kutekan lagi, begitu seterusnya dengan frekuensi lambat. Aku mulai menikmatinya, tapi Ricky menepuk punggungku, sepertinya dia sudah tdk sabar, aku tdk melanjutkan permainan lambat itu, kuhentak kuat-kuat dan kuhujamkan k0ntolku ke memek Grace. Dia hanya memejamkan mata sambil menangis memandang laut yg hitam karena gelapnya malam. 

Aku merasakan k0ntolku panas, dan waktu hampir mencapai puncak, kucabut k0ntolku dari memeknya, dan kupaksakan masuk ke anusnya. Kukocok lagi sebentar, dan cairan putih kental menyembur ke liang anus Grace. Begitu kucabut k0ntolku dari anusnya, maniku mengalir perlahan keluar dari lubang sempit itu. Aku segera membersihkan tubuhku di laut, lalu kukenakan kembali pakaianku. Kulihat Ricky dengan asik menikmati jilatan dan kuluman bibir Grace di k0ntolnya.

Sekitar lima menit dia bertahan di posisi itu, tapi kemudian dia tdk tahan lagi, direntangkannya kaki Grace lebar-lebar, dan dihujamkannya k0ntolnya. Gerakannya sedikit liar tapi masih berpola. Bukan hanya pinggulnya yg bergerak naik-turun, kedua tangan Ricky juga bekerja, diremasnya dada Grace dan sesekali dipelintirnya puting susu Grace. 

Beberapa saat kemudian Ricky mencabut k0ntolnya dari memek Grace, disuruhnya Grace mengulum k0ntolnya lagi, dan beberapa saat kemudian Ricky mencapai puncak. Maninya menyembur di mulut Grace, mengalir ke dagu dan lehernya. Ricky kemudian membersihkan tubuhnya di laut. Kulihat Grace duduk di pasir, matanya merah karena menangis, dia menundukkan kepalanya seolah tak percaya apa yg baru saja menimpanya.

Aku jadi iba, kubantu dia memakai pakaiannya, lalu kusewakan taksi untuknya. Kuberikan uang lebih pada sopirnya, kukatakan agar dia merahasiakan aku yg menyewanya. Sopir itu mengangguk, aku tahu kalau orang Bali sangat menghargai kepercayaan orang. Aku percaya dia tdk akan membocorkannya. Aku dan Ricky pulang ke hotel, dan beberapa saat kemudian Alf dan Joni pulang, mereka kelihatan puas dengan apa yg tadi mereka lakukan, tapi aku dan Ricky juga tdk kalah puasnya, kami menceritakan pengalaman kami masing-masing, dan esok paginya kami pulang ke Bandung. Singkatnya kami sampai ke Bandung, dan dua hari kemudian aku menerima surat, aku terkejut setengah mati waktu kulihat surat itu.Kubaca suratnya, “Hai..it’s me Grace. Aku bisa bahasa Indonesia a little, dan I know your address dari dompet you yg tertinggal di taksi.

Aku simpan untuk kenang-kenangan. And you should know, malam itu aku sedikit kecewa caramu perlakukan aku, but I’m okay, I’m not angry. Soalnya, sepertinya aku fall in love sama kamu. Ingat aku selalu ya, Grace.” Aku makin kaget, dia mengirimkan SIM, KTP and surat-surat penting lain yg ada di dompetku. 

Dompetku yg kukira dicopet orang di Bali ternyata ada pada Grace. Untung sekali dia tdk menuntutku di pengadilan, aku benar-benar bersyukur. Sejak saat itu aku berjanji kalau aku tdk akan pernah memperkosa lagi. Grace kalau kau baca cerita ini, aku cuma ingin katakan kalau sebenarnya aku juga sayang kamu, please hubungi aku, I missyou so much. 

Maaf kelakuanku malam itu, and kalau kau ijinkan, aku ingin memperbaikinya, hubungi aku dan aku akan bertanggung jawab atas perbuatanku. Sekali lagi maafkan aku Grace.

Cerita ABG, Cerita Janda, Cerita Perawan, Cerita Perkosaan, Cerita Seks Sedarah, Cerita Selingkuh, Cerita SEX, Cerita Skandal, Cerita Tante Girang and tagged Anak Teman Ibuku, Anak Tiri Yang Ternoda, Arisan Seks Bikin Aku Ketagihan, Kakak Adik Yang Tak Berdaya, Kampung Bebas Ngesex, ML Dengan Si Cantik Bella, Nafsu Pertama Ibu Ku, Pembalasan Dendam Karina, Pembantu Bikin Ketagihan Ngesex, Puas Dengan Penis Tukang Sensus, Puncak Birahi Yang Tak Tertahankan.

Print this item

  Cerita Dewasa | Aku, Bernike, Sandra dan Alfa disetubuhi saat kunjungan kerja
Posted by: RiskaLim - 04-26-2017, 08:44 PM - Forum: Cerita Panas ABG - No Replies

Cerita dewasa, cerita dewasa terbaru, kumpulan cerita dewasa 2016, cerita sex, cerita sex tante, cerita sex abg, cerita sex mahasiswa, cerita sex perawan, vidoe sex terbaru 2016, nonton video sex jepang, nonton video sex barat, nonton video sex korea

Jarbos.net - Setahun telah kejadian yg tragis itu lewat dan kini aqu telah mulai bisa melupakan bayg-bayg peristiwa itu, aqu telah kembali ceria dan telah mau bergaul dgn lingkungan di sekitarku.

Namaqu Lisa kini umurku 28 tahun dan aqu masih bekerja di tempat yg sama seperti setahun yg lalu, walaupun aqu masih agak syok dgn kejadian setahun yg lalu, tapi aqu tetap merawat diriku sendiri, teman-teman kantorku bilang, sekarang aqu terlihat makin cantik dan seksi, memang aqu merasa bangga dgn kecantikan yg kumiliki, kulit yg putih mulus, buah dada yg besar dan badan yg seksi, aqu ingin selalu terlihat cantik, walaupun kenyataannya aqu telah tak perawan lagi akibat perkosaan yg kualami setahun yg lalu.
[Image: 31b4a8346594497_zpsdc3217a3.jpg]
Cerita Dewasa | Aku, Bernike, Sandra dan Alfa disetubuhi saat kunjungan kerja | Jarbos.net

Cerita Dewasa | Waktu ini Bernike pun bekerja di kantorku, aqu sengaja merekomendasikan Bernike ke atasanku agar dia di terima bekerja di kantorku, supaya aqu mempunyai teman untuk ngobrol dan berbagi cerita, walaupun begitu, kita tak lagi pernah membicarakan peristiwa yg tragis itu.


“Ke.. Ada karyawan baru lho.. Di kantor kita” ujarku pada Bernike yg waktu itu sedang membereskan meja kerjanya.

“o.. Ya.. Perempuan.. Cowok..?” tanya Bernike.

“Ada dua orang Ke.. Dan semuanya perempuan, kita yg ditugasin ngasih training kerja ke mereka hari ini..” jawabku, sembari memperhatikan Bernike yg hari ini terlihat sangat cantik dgn pakaian kerjanya, Bernike waktu ini mengenakan rok span pendek warna biru dgn blus putih dan blazer senada roknya, dia juga melingkari lehernya yg jenjang dgn syal kecil berwarna biru muda, Bernike memang sangat cantik, apalagi rambutnya sekarang telah panjang.

“Kapan mulainya Kak Lisa..?” tanya Bernike lagi, sembari mengenakan sepatu hak tingginya.

“Ya sekarang non.. Cepetan siap siap..” seruku.

Singkat cerita, kita telah bertemu dan berkenalan dgn kedua pegawai baru itu. yg pertama namanya Alfa, umurnya 28 tahun sama dgn umurqu. Wajahnya lumayan cantik dgn rambut ikal sebahu, Alfa berkacamata, tapi itu malah membuat wajahnya semakin menarik, tingginya sama dgnku, sekitar 165 cm, badannya padat berisi. Waktu ini Alfa mengenakan rok putih pendek dan kemeja biru, khas pakaian kerja.

Pegawai yg kedua, Sandra, wajahnya biasa biasa aja dan kulitnya sedikit gelap, tapi bentuk badannya.. Ya ampun.. Seksi banget, postur badan Sandra lumayan tinggi dgn kaki yg jenjang dan pinggul yg kecil, dibalut rok pendek berwarna hitam, benar benar seksi, apalagi buah dadanya juga termasuk besar untuk perempuan se umurnya, seperti hendak menyembul keluar dari blus hitamnya yg ketat.

Waktu itu kita ditugaskan untuk memantau proyek pembangunan gedung yg dikerjakan oleh perusahaan kita, jaraknya lumayan jauh, sehingga kita harus segera berangkat.

Waktu telah menunjukan jam 11 siang waktu kita tiba di proyek pembangunan itu, dan kita langsung menemui dua orang pimpinan proyek di situ, namanya bapak Marcel dan Paul, sebelumnya aqu memang telah membuat janji dgn mereka.

“Kita makan siang dulu yuk..” ajak Pak Marcel kepada kita.

“Astaga..!! Telah jam 12 rupanya..” seruku.

Aqu memang tak sadar karena asyik membicarakan pekerjaan dgn mereka.
“Iya nih Kak Lisa.. Kita kan telah laper.. Iyakan..” seru Bernike sembari melihat ke arah Alfa dan Sandra, yg langsung di sambut oleh anggukan kepala mereka berdua.

Akhirnya kita berlima pergi ke restoran pilihan Pak Marcel.
“Gimana..? Enak kan makanan di sini.. Saya biasa makan siang di sini dgn Pak Paul” komentar Pak Marcel.

“Iya.. Makanan disini nggak bikin bosen” sambung Pak Paul sembari terus mengunyah makanannya.

“Wah pinter juga nih Pak Marcel milih tempat makan..” jawabku sembari meminum jus jeruk kesukaanku, sementara Bernike, Alfa dan Sandra masih tetap sibuk menikmati makanan mereka masing masing.

Tapi mendadak aqu merasa kepalaqu pusing dan mataqu berkunang kunang setelah meminum jus jeruk tadi.

“Permisi.. Saya mau ke toilet dulu..” ujarku sembari mencoba berdiri dan berjalan ke arah toilet, tapi rupanya aqu telah tak kuat lagi menahan pusing yg menyerang kepalaqu, aqu langsung ambruk, beruntung Pak Marcel dgn sigap langsung menangkap badanku agar aqu tak jatuh ke lantai, aqu masih sempat mendengar Pak Marcel memanggil namaqu sebelum akhirnya aqu tak sadarkan diri.

“.. Oughh..” aqu mulai siuman dari pingsanku, tapi aqu merasakan badanku kelu dan pegal, rupanya kedua tanganku terikat ke sebuah tiang yg berada di belakangku dan mulutku di plester dgn lakban, rupanya waktu ini aqu berada dalem sebuah ruangan yg mirip gudang atau bengkel yg entah berada di daerah mana, dalem keadaan masih setengah sadar samar-samar aqu melihat di depanku, Paul dan Marcel sedang menggumuli badan Sandra yg masih pingsan di atas kap mobil kijang perusahaanku, seketika itu juga aqu terkesiap, darahku seperti berhenti mengalir dan jantungku pun seperti berhenti berdetak, aqu terbayg kembali kejadian setahun yg lalu waktu kita diperkosa oleh orang orang yg tak kita kenal.

Waktu itu tampak kulihat Paul sedang merobek blus hitam Sandra dgn pisau, lalu memotong bra nya sehingga buah dada Sandra yg besar langsung mencuat ke luar, Paul tampak sangat bernafsu sekali memandangi buah dada Sandra yg telah terbuka itu.

“Gila Cell.. Toketnya gede banget..!!” seru Paul kepada Marcel sembari mulai meremas dan menciumi buah dada Sandra, tapi waktu itu Marcel tak menjawab karena sedang sibuk menciumi kemaluan Sandra yg telah terbuka lebar, waktu itu badan Sandra telah benar benar dalem keadaan bugil, mendadak Marcel berdiri dan menurunkan resleting celananya sendiri, lalu mengeluarkan gagang kemaluannya, kemudian Marcel memposisikan badannya di antara selangkangan Sandra, dan mulai menempelkan dan menggesek gesekan kemaluannya di bibir kemaluan Sandra.

“Gua telah nggak tahan lagi ni Ul..” gumam Marcel sembari berusaha memasukkan kemaluannya ke dalem lubang kemaluan Sandra yg sempit itu, seketika itu juga Sandra langsung terbangun karena merasakan sakit yg bukan kepalang di kemaluannya.

“Apa yg kalian laqukan.. Hentikann.. Tolonngg..!!” jerit Sandra ketaqutan sembari meronta ronta, tapi dgn sigap Paul langsung memegang ke dua tangan Sandra dan membekap bibir perempuan itu dgn mulutnya sendiri, sehingga Sandra tak dapat menjerit jerit lagi.

Sandra makin meronta dan melejang lejangkan badannya waktu Marcel mulai mendorongkan lagi kemaluannya ke dalem lubang kemaluan Sandra, sementara Paul masih sibuk mengulum bibir perempuan itu, menggigitnya dan memainkan lidahnya di dalem mulut Sandra, seperempat telah kemaluan Marcel menyeruak masuk di dalem kemaluan Sandra, waktu tiba-tiba badannya menegang, dia langsung mencabut gagang kemaluannya, mengocoknya sebentar lalu menyemprotkan cairan air maninya ke atas perut Sandra, Marcel telah klimaks sebelum sempat menerobos keperawanan Sandra.

“Gila.. Nih perempuan.. Sempit banget.. Gua sampai nggak tahan.. Gantian elu deh Ul..” ujar Marcel sembari bertukar posisi dgn Paul.

“Pasti bisa gua perawanin nih perempuan..” jawab Paul yg mulai mengarahkan gagang kemaluannya ke bibir kemaluan Sandra.

“Jahanam kaliann.. Lepaskan saya.. Lepaskann..!! Bajingan kalian..!!” jerit Sandra, waktu mendadak dari dalem mobil terdengar teriakan minta tolong, Marcel dan Paul saling berpandangan, seketika mereka langsung menghentikan kegiatannya, Marcel langsung menampar wajah Sandra dgn keras sehingga Sandra kembali tak sadarkan diri, sementara Paul langsung menuju pintu depan mobil, membukanya dan langsung menarik badan Alfa yg rupanya telah siuman dari pingsannya.

“Brengsek lu.. Gangguin orang lagi seneng aja” bentak Paul sembari menjambak rambut Alfa dan mencengkeram krah bajunya, kemudian menyeretnya ke arah sebuah meja kayu yg berada di pojok ruangan.

“Hentikann.. Mau di apakan saya..!! jerit Alfa sembari meronta ronta.

Tapi sial bagi Alfa rontaan dan lejangan kakinya justru membuat roknya tersingkap lebar, memperlihatkan paha dan selangkangannya yg putih mulus. Melihat pemandangan yg merangsang itu, Marcel bangkit lagi nafsu birahinya, dia langsung mendatangi Alfa yg waktu itu telah di hempaskan oleh Paul ke atas meja, Alfa masih berusaha berontak waktu Marcel dgn sigap menyergap dan menindih badan Alfa, sementara tangannya dgn ganas berusaha melucuti kemeja biru yg dikenakannya, Marcel dgn kasar menarik dan merobek robek kemeja yg dikenakan Alfa sehingga kancing kemejanya bermentalan kemana mana.gairah bokep

“Jangann.. Tolong.. Lepaskan saya.. Hentikann..!!” jerit Alfa sembari tangannya berusaha menutupi buah dadanya yg terbuka waktu Marcel merenggut branya dan mencampakannya ke lantai.

Marcel yg telah diliputi oleh nafsu bejadnya kemudian menepiskan kedua tangan Alfa dan terlihatlah buah dadanya yg padat itu menyembul ke atas dgn puting susunya yg berwarna coklat muda.

“Ohh.. Ss.. Jangann.. Ss.. Hentikann.. Saya tak mau.. Lepaskan saya..” jerit Alfa dgn suara parau, ketika Marcel mulai menciumi buah dadanya, sementara tangan kanannya aktif bermain diselangkangan Alfa, mendadak Alfa tersentak dan kembali menjerit waktu Marcel dgn kasar merobek roknya dan berusaha merenggut celana dalemnya.

“Jangann.. Jangann perkosa saya.. Lepasskann..!!” jerit Alfa sembari menangis dan meronta sejadi jadinya, kedua tangannya berusaha memukul dan mencakari wajah Marcel, sementara kedua kakinya menendang kesana kemari berusaha menyingkirkan badan Marcel yg menindihnya, sembari mulutnya tetap menjerit-jerit minta tolong.

Merasa kesal dgn kelaquan Alfa yg tak mau menyerah itu, Marcel langsung melaygkan tangannya ke wajah Alfa.
“Brengsek lu, mau main kasar sama gua hah..!!” bentak Marcel sembari mendaratkan tamparannya di wajah Alfa.

Plak.. Plak.. Tangan Marcel yg kasar mendarat dua kali di pipi kiri Alfa yg langsung membuatnya berhenti menjerit, kemudian bukk.. Satu tonjokkan keras menyusul di pipi kanannya membuat perempuan itu langsung pingsan seketika.

Sementara itu Paul sedang sibuk mengerjai diriku, mulutnya berusaha menciumi bibirku, dan tangannya dgn kasar menggeraygi dan meremas remas buah dadaqu, aqu hanya bisa memalingkan wajahku menghindari terkaman mulutnya yg berusaha mencium bibirku.

“Bajingan kau Paul.. Lepasskan aqu.. Atau aqu laporkan ke polisi..!!” Bentakku dgn marah..

“Silahkan.. kalau lu mau mampuss..!!” balas Paul dgn nada mengancam, sembari terus berusaha menciumi bibirku.

“Oke.. Sekarang lu pilih, elu isep punya gua, atau lu gua perkosa” bentak Paul yg membuatku langsung terkesiap dan merinding mendengar tantangannya itu.

“Gua setuju, kalau elu bisa muasin Paul dalem 10 menit, gua nggak jadi perkosa teman lu ini..” sambung Marcel dari pojok ruangan.

Sekilas aqu melirik ke arah Marcel yg masih menggumuli badan Alfa. Waktu itu Alfa masih pingsan, kondisi perempuan itu sungguh mengenaskan, kaca matanya terlepas dan pakaiannya telah compang camping, rok putihnya robek besar di sana-sini, sementara celana dalemnya menggantung di betis sebelah kirinya. Aqu terperangah waktu kulihat Marcel mulai merenggangkan kedua belah kaki jenjang Alfa yg masih mengenakan sepatu hak tingginya itu dan meletakkannya diatas pundak kiri kanannya, sembari tangannya memain mainkan gagang kemaluannya di bibir kemaluan Alfa.

“Biadab kalian.. ******.. ********..!!” makiku disela sela gelak tawa mereka berdua..

“Gimana..? Elu setuju nggak Li..?” seru Marcel, sementara Paul terus menertawaiku penuh kemenangan.. Jahanam mereka.. Tapi aqu tak punya pilihan lain.. Dari pada diperkosa oleh mereka.. Pikirku ketaqutan..

“Oke.. Oke.. Ssaaya.. Turutin kemauan kalian..” jawabku panik waktu kulihat Marcel mulai memasukkan gagang kemaluannya ke dalem lubang kemaluan Alfa.

“Tapi kalian harus janji.. Melepaskan kita semua..!!” seruku tergagap.

“Lisaa.. Lisaa.. Lu nggak usah taqut kita ini orang yg tepat janji..”

Balas Paul sembari melepaskan ikatan kedua tanganku, aqu masih mengusap kedua pergelangan tanganku yg terasa kaqu akibat kelamaan di ikat, waktu Paul dgn tergesa-gesa membuka celana panjangnya dan mengeluarkan gagang kemaluannya.gairah perawan

“Cepetan Li.. Waktu terus berjalan.. Nasib teman-teman lu ada di elu” teriak Marcel.

Waktu itu perasaanku sangat galau dan bimbang, bercampur dgn ketaqutan yg luar biasa, seumur hidup aqu belum pernah melaqukan perbuatan seperti itu, mengoral kemaluan laki laki, tapi.. biarlah, demi kebebasan teman-temanku. Walaupun aqu merasa sangat terhina di perlaqukan seperti itu oleh mereka berdua.

Mendadak Paul dgn kasar menarikku dan memaksaqu untuk berlutut di depan selangkangannya kemudian dia mendorongkan wajahku ke arahnya sehingga kemaluannya mengenai bibirku, dgn gemetar kugenggam gagang kemaluan si keparat itu, dan mulai kukocok dgn perlahan sembari memalingkan wajahku menahan perasaan jijik. Tapi rupanya Paul kurang puas, dia lalu menjambak rambutku, sembari satu tangannya memasukan gagang kemaluannya dgn paksa ke mulutku yg kecil.

“Uurrghh..” aqu gelagapan menerima kemaluannya di mulutku.

“Aahh.. Lisaa.. Puasin gua.. kalau nggak.. Ntar elu gua perkosa.. Sshh.. Enak banget Lisaa..” desah Paul meracau sembari memaju mundurkan pantatnya mengocok gagang kemaluannya didalem mulutku.

“Cepet.. Lisa.. Waktunya telah hampir habis lho” ujar Marcel menaqutiku, sembari mendorongkan kemaluannya ke dalem kemaluan Alfa sehingga kepala kemaluannya terbenam di dalem lubang kemaluan perempuan itu.

Aqu makin panik..!! Di tengah tengah keputusasaanku aqu mencoba memaju-mundurkan kepalaqu sendiri mengoral kemaluan Paul, sementara tangan kananku mengocok gagang kemaluannya, berharap dia cepat-cepat mencapai klimaks.

Aqu telah sangat jijik dan hampir muntah, ketika mendadak Paul menjambak dan meremas rambutku dgn keras lalu menarik kepalaqu ke arah selangkangannya.

“Sshh.. Lisaa..!!” Paul menyebut namaqu, sembari membenamkan seluruh gagang kemaluannya ke dalem mulutku, sementara tangannya makin keras menarik kepalaqu sehingga gagang kemaluannya makin menyeruak masuk sampai ke batas tenggorokanku, aqu merasakan cairan hangat menyemprot dan memenuhi rongga mulutku, sebagian langsung masuk melalui kerongkonganku tanpa bisa kucegah, Paul masih sempat menyentakkan kemaluannya beberapa kali, sebelum akhirnya mengeluarkan gagang kemaluannya dari mulutku, aqu langsung terbatuk, nafasku tersengal-sengal berusaha bernafas dgn lega, aqu merasakan sisa sisa cairan air maninya yg hangat keluar dari sela sela bibirku lalu jatuh di atas rok spanku. Waktu itu aqu masih dalem posisi duduk bersimpuh dgn kedua tangan kuletakan di lantai, menopang badanku yg masih lemas karena perlaquan Paul yg beringas itu.

“Oke.. Saya telah turuti kemauan kalian.. Sekarang.. Lepaskan kita semua..” seruku menagih janji mereka.

“Oke.. Oke gua bebasin elu semua.. Tapi setelah inii..!!” seru Marcel sembari menghujamkan kemaluannya ke dalem lubang kemaluan Alfa dan terus mendorongnya sampai terbenam seluruhnya di dalem lubang kemaluan perempuan itu.

“Ugghh..”

Alfa yg masih pingsan itu sempat melenguh pelan waktu kemaluan Marcel dgn paksa menyeruak masuk membobol keperawanannya, bibir kemaluannya sampai ikut melesak masuk tertarik oleh gagang kemaluan Marcel.

“Jahanam.. kalian.. Biadab..!! Lepaskan diaa.. kalian telah janjii..!!” teriakku sangat marah karena telah di perdaya oleh mereka.

Seketika aqu berdiri dan langsung menyerbu ke arah Marcel yg waktu itu sedang asyik menaik turunkan badannya di atas badan Alfa, ingin sekali aqu membunuh bajingan itu sekarang juga, tapi tiba-tiba badanku tertarik ke arah samping, rupanya Paul dgn sigap telah menarik tanganku, dan langsung memelukku dari belakang, aqu berusaha meronta dgn sekuat tenaga melepaskan pelukannya, tapi Paul malah mendorongku sehingga kita berdua terjatuh di atas meja, tepat di depan Marcel yg sedang menggagahi badan Alfa, sekarang posisi badanku jadi tengkurap sementara Paul terus menindihku sehingga aqu sulit menggerakan badanku.

“Lepaskann.. Jahanam..!!” jeritku sembari memaki waktu kurasakan tangan Paul mulai menggeraygi dan meremas remas buah pantatku, kakinya berusaha merenggangkan kakiku sementara tangannya mulai masuk ke selangkanganku, mengusap usap bibir kemaluanqu dari balik celana dalem yg kukenakan, aqu kembali menjerit histeris waktu Paul dgn kasar menyingkapkan celana dalemku ke arah pinggir dan mulai memasukkan jarinya ke dalem lubang kemaluanku.

“Sshh.. Hentikann.. Ssakitt.. Perihh..” rintihku sembari berusaha meronta waktu Paul mulai mengocok jarinya di dalem lubang kemaluanqu, mendadak Paul mengeluarkan jarinya dari dalem kemaluanku, tangannya langsung menjambak rambutku dan menariknya ke belakang, membuat badanku ikut terangkat ke atas, sementara tangan satunya merengkuh badanku sembari tetap menarik rambutku, sehingga posisiku jadi merangkak membelakangi badannya.

“Hentikann.. Sakitt..” jeritku sembari tanganku berusaha menggapai tangannya yg menjambak rambutku, tapi tangannya malah makin keras mencengkeram rambutku sementara tangan yg satunya langsung menyingkapkan rok spanku dgn kasar ke arah atas, kemudian Paul memelorotkan celana dalemku sampai sebatas lutut.

“Jangann.. Jangan.. Perkosa saya..!!” aqu kembali menjerit panik.

“Maaf Lisa.. Gua nggak tahan Liat badan molek lu..” gumam Paul sembari mulai memainkan kemaluannya di kemaluanqu, menggesekannya dan sesekali memutar mutarkannya di bibir kemaluanku.

“Lisaa.. Elu cantik sekali.. Gua masukin sekarang ya..” ceracau Paul sembari mendorongkan gagang kemaluannya ke dalem lubang kemaluanqu.

Aqu hanya bisa memejamkan mata dan menangis waktu kurasakan kemaluan Paul amblas seluruhnya, terbenam ke dalem lubang kemaluanku.

“Ougghh.. Ohh.. Sakitt.. Sshh.. Lepasskann..!!”

Aqu merintih pelan berusaha menutupi hasrat birahi yg bergejolak dalem badanku, waktu Paul mulai memompa badanku, menyentak nyentakkan kemaluannya di dalem kemaluanqu, sehingga membuat badanku menggerinjal dan berguncang maju mundur mengikuti irama pompaannya, sementara tangannya dgn kasar merobek-robek kemeja yg ku kenakan, menarik lepas braqu dan melemparkannya ke lantai, kemudian Paul mulai meremas remas buah dadaqu sembari pantatnya tetap bergerak maju-mundur memompa kemaluanqu.

“Ohh.. Sshh.. Lepasskann.. Jangann.. Shh..” desahku pelan waktu Paul menyebadaniku dari belakang..

Waktu ini posisiku tepat menghadap ke arah Marcel yg masih sibuk menggarap badan mulus Alfa, kemaluannya menghujam keluar masuk di dalem lubang kemaluan Alfa, membuat bibir kemaluannya berwarna kemerahan akibat terus menerus di gesek oleh kemaluan Marcel, buah dadanya tampak menggeletar geletar mengikuti gunjangan badannya yg sedang di genjot oleh Marcel.

Kulihat Alfa mulai membuka matanya dgn perlahan, dia tampak sangat kaget waktu itu, raut mukanya menunjukkan ketaqutan dan kesakitan yg luar biasa.

“Jangan.. Ssakitt.. Ouhh.. Periihh.. Lepaskann..!!” seru Alfa sembari menangis dan meronta ronta, tapi Marcel malah memompanya dgn semakin cepat dan kasar, gagang kemaluannya tampak keluar masuk dgn cepat di dalem kemaluan Alfa, sementara badannya menghimpit dan menindih badan Alfa yg terlentang itu sembari mulutnya berusaha untuk menciumi bibir tipis perempuan itu.

“Toll.. Ongg.. Ssu.. Dd. Ahh.. Lepass.. Kann” jerit Alfa dgn nafas tersengal sengal, aqu sangat kasihan melihat keadaan dirinya, tapi aqu juga tak mampu menolongnya, karena waktu ini aqu juga sedang diperkosa.. Aqu menjulurkan tanganku menggapai tangannya dan menggenggamnya dgn erat, berusaha mengurangi penderitaannya.

Aqu masih menggenggam tangan Alfa dgn erat waktu kurasakan badanku makin terguncang dgn hebat, sementara kudengar Paul menggumam pelan..

“Lisaa.. Gua keluar..” sembari tangannya mencengkeram pinggulku dan menyentak nyentakan pantatnya, membuat gagang kemaluannya makin dalem tertanam di lubang kemaluanqu.

“Ughh.. Keluarkan kemaluanmu.. Keluarkann kemaluanmuu.. Jangan di dalaam..!!” jeritku panik.

Tapi Paul malah makin dalem menghujamkan gagang kemaluannya ke dalem lubang kemaluanku, aqu hanya bisa menangis dan memejamkan mata, merasakan kepedihan yg amat sangat, waktu kurasakan cairan hangat menyembur dan memenuhi lubang rahimku.

“Sorry Li.. Abis tanggung..” sahut Paul tersenyum penuh kemenangan sembari mencabut kemaluannya dari lubang kemaluanqu.

Sementara aqu masih menggenggam tangan Alfa waktu Marcel mulai memacu badan perempuan itu dgn cepat dan kemudian menghentakkan kemaluannya dgn kasar di dalem lubang kemaluan Alfa, badan Alfa melenting ke atas, matanya membeliak dan wajahnya tampak merasakan sakit yg amat sangat, bersamaan dgn itu badan Marcel mengejang, berejaqulasi dan memuntahkan cairan air maninya di dalem lubang kemaluan Alfa.

“Tidaakk..!!” jerit Alfa histeris, waktu cairan air mani Marcel memenuhi lubang rahimnya, tangannya makin kencang menggenggam tanganku sampai akhirnya melemah, badannya lemas, dia tak bisa lagi menjerit dan meronta, Alfa hanya bisa menangis tersedu menyesali tragedi yg menimpa dirinya, Marcel tertawa puas sembari mencabut kemaluannya dari kemaluan Alfa.Halamandewasa

“Ughh..” Alfa merintih lirih.. waktu kemaluan Marcel terlepas dari kemaluannya.. Tampak cairan air mani dan darah perawan Alfa meleleh ke luar dari sela sela bibir kemaluannya.

Badanku telah sangat lemas waktu Paul mengikat kedua pergelangan tanganku, kemudian mengikat kedua belah kakiku ke kaki meja, sehingga posisiku kini terbaring tengkurap dgn kedua belah kaki terpentang lebar karena Paul mengikat kaki kiri dan kananku di kaki meja yg berlainan, lalu Paul mengambil meja yg lain dan meletakkannya di sebelah meja tempatku berbaring.

Beberapa waktu kemudian Marcel membaringkan badan bugil Sandra yg masih pingsan ke atas meja di sebelah kananku, badannya di baringkan terlentang dgn posisi kedua kakinya menjuntai ke lantai, aqu menoleh ke kiri waktu ku lihat Paul sedang membaringkan badan Bernike yg masih pingsan itu ke atas meja di sebelah kiriku, dan mengikat kedua belah kaki Bernike ke kaki meja, posisinya terlentang dgn kedua kaki terpentang sehingga selangkangannya terbuka dgn lebar.

“Putih banget nih perempuan” gumam Paul sembari matanya memelototi paha Bernike yg putih mulus.

Kemudian dia mengeluarkan pisau lipat dari saqu celananya dan mulai merobek blus putih yg dikenakan Bernike, lalu meyelipkan pisaunya ke belahan bra Bernike dan memotongnya hingga putus, kini badan bagian atas Bernike tampak terbuka lebar, memperlihatkan buah dadanya yg putih mulus dgn putingnya yg coklat kemerahan.halamandewasa.com Lalu Paul mengarahkan pisaunya ke sela-sela rok span biru yg dikenakan Bernike dan mulai merobeknya dari atas hingga bawah, kemudian memotong celana dalem perempuan itu dan mencampakkannya ke lantai.

Kini badan Bernike benar-benar telanjang, hanya tinggal syal birunya saja yg masih melingkar di leher jenjangnya, selangkangannya tampak terbuka lebar memperlihatkan kemaluannya yg di tumbuhi bulu bulu halus di sekitarnya.

Paul berjongkok di sisi perempuan itu dan mulai meraba raba bagian vital Bernike, mulutnya menciumi dan mengulum bibir Bernike yg ranum itu, sementara tangannya meremas remas buah dada Bernike sembari sesekali tangannya memilin milin puting perempuan itu, mendadak kudengar Sandra menjerit jerit ketaqutan, rupanya dia telah siuman dari pingsannya. Waktu itu Sandra sedang di kerjai oleh Marcel, mungkin Marcel masih penasaran karena tadi gagal membobol keperempuanan Sandra pikirku, nafas Sandra telihat tersengal-sengal, matanya membeLiak, sementara mulutnya tak berhenti menjerit-jerit.

“Jangann.. Jangan.. Lisaa.. Tolong Sandra Li.. Sakiitt..!!” jerit Sandra sembari badannya meronta berusaha melepaskan diri dari himpitan Marcel yg waktu itu sedang berusaha memasukkan kemaluannya ke dalem kemaluan Sandra, setengah telah kemaluan Marcel melesak masuk ke dalem lubang kemaluan Sandra.

“Gila luh, punya lu emang benar benar sempit..” ujar Marcel sembari terus mendorongkan gagang kemaluannya, membuat Sandra makin mengerang kesakitan, Sandra berusaha menarik badannya sendiri ke atas supaya gagang kemaluan Marcel bisa terlepas dari kemaluannya, tapi rupanya Marcel telah sangat bernafsu, ditariknya pinggang Sandra ke arah badannya, lalu Marcel menghentakkan pantatnya ke arah depan. Dgn sekali hujam amblaslah kemaluannya ke dalem lubang kemaluan Sandra.

“Tak..!! Lepasskan sayaa.. Tolongg..!!” jerit Sandra melolong kesakitan badannya melenting ke atas dan tangannya mencengkeram bibir meja dgn keras. Badannya mulai terguncang guncang dgn keras waktu Marcel mulai memompakan gagang kemaluannya ke dalem kemaluan Sandra sembari tangannya meremas-remas buah dada Sandra dgn kasar, perempuan itu memalingkan mukanya ke arahku, sepertinya dia tak sudi menatap wajah orang yg sedang memperkosanya itu. Sandra menatapku air matanya menetes dari matanya yg sayu, rambutnya yg panjang tergerai tak karuan, sebagian menutupi wajahnya.

“Sshh.. Lisaa.. Sakiitt” gumam Sandra lirih sembari menatap ke arahku dgn pandangan yg nanar dan putus asa, sepertinya Sandra masih tak percaya kalau waktu ini keperempuanannya telah terenggut, sesekali matanya terpejam menahan sakit, waktu Marcel terus menghujamkan gagang kemaluannya dan memompanya dgn kasar.

Sementara di sebelah kiriku, Paul masih sibuk menggeraygi badan mulus Bernike, melumat bibirnya, mengulum dan sesekali menggigit puting buah dadanya, lalu Paul berdiri dan memposisikan badannya di antara selangkangan Bernike, mengeluarkan kemaluannya dan mulai mengesek-gesekannya ke bibir kemaluan perempuan itu.

“Dari dulu gua telah ingin nidurin luh, makanya jangan sombong, gua jebol kemaluan lu sekarang..!!” gumam Paul sembari memandangi wajah Bernike yg cantik.

Lalu Paul meludahi telapak tangannya sendiri dan mengurapinya ke kepala kemaluannya, kemudian dia mulai mengarahkan gagang kemaluannya yg telah licin itu ke dalem kemaluan Bernike dan mendorongnya dgn perlahan, gagang kemaluan Paul masuk sedikit demi sedikit sampai akhirnya amblas seluruhnya ke dalem lubang kewanitaan Bernike, raut muka Paul tampak menunjukkan kenikmatan yg luar biasa, waktu seluruh gagang kemaluannya terbenam di lubang kemaluan perempuan itu, matanya sampai terpejam sementara tangannya menarik syal yg melilit di leher jenjang Bernike.

“Oughh.. Ssakitt..” gumam Bernike mulai tersadar dari pingsannya. Bernike kaget bukan kepalang waktu sadar ada yg menindih badannya, perempuan itu berusaha sekuat tenaga mendorong badan Paul yg menindih badannya, tapi terlambat, gagang kemaluan Paul telah menyeruak masuk dan terbenam seluruhnya ke dalem lubang kemaluannya yg memang telah tak perawan lagi.

“Aahh.. Perihh.. Kak.. Lisaa..!!” keluh Bernike sembari memalingkan wajahnya ke arahku waktu Paul mulai memompa badannya, badan Bernike berguncang beberapa kali sebelum akhirnya Paul menghentikan pompaannya.

“Payah lu Ke.. Cantik cantik tapi telah jebol..” sungut Paul kecewa sembari melepaskan gagang kemaluannya dari dalem lubang kemaluan perempuan itu.

“Ouhh..” Bernike mendesah pelan sembari memejamkan matanya waktu kemaluan Paul terlepas dari kemaluannya.

“Cell, gantian dong.. Gua juga ingin ngerasain perempuan item manis yg seksi itu” ujar Paul sembari menghampiri Marcel.

“oke..” sahut Marcel setuju, lalu melepaskan gagang kemaluannya dari kemaluan Sandra, sekarang gantian Paul yg memompa badan Sandra.

Dia menaikan kedua kaki perempuan itu ke atas pundaknya dan mulai memaju mundurkan pantatnya, membuat Sandra makin menjerit jerit kesakitan karena Paul memompanya dgn sangat kasar. Mendadak aqu merasakan badanku terdorong ke depan dan selangkanganku terasa sakit, rupanya waktu ini Marcel sedang berusaha memasukkan gagang kemaluannya ke dalem lubang kemaluanqu.

“Ouhh.. Jangaann.. Sakitt..!!” aqu melenguh pelan waktu Marcel menghujamkan gagang kemaluannya dan mulai memompa kemaluanqu.

Beberapa waktu kemudian Marcel melepaskan kemaluannya dari kemaluanku dan berjalan menghampiri badan Bernike yg waktu itu kembali menjerit jerit ketaqutan, tapi rupanya Marcel telah tak peduli, dia langsung menyergap badan Bernike dan memasukkan gagang kemaluannya dgn paksa ke dalem lubang kemaluan perempuan itu, kemudian mulai memompanya sembari tangannya memegangi pinggang Bernike

“Oughh.. Perihh.. Sshh.. Sakiitt.. Kak.. Lisaa.. Bernike diperkosa lagi.. Kak.. Sshh” ucap Bernike lirih menatapku sembari menangis.
“Ahh..” aqu terpekik pelan waktu tangan Marcel hinggap di selangkanganku dan mulai memasukan jarinya ke dalem lubang kemaluanqu, aqu berusaha menggeser badanku, menjauhkan kemaluanku dari tangannya, tapi sia sia karena waktu ini kedua tangan dan kakiku terikat dgn erat, aqu hanya bisa menangis dan tertunduk tak berdaya waktu Marcel menyebadani Bernike sembari mengocok lubang kemaluanqu dgn jarinya.

Hari itu kita di perkosa secara bergiliran oleh mereka, bergantian mereka menggarap badanku, badan Bernike, Sandra dan sesekali mereka juga menyebadani badan Alfa yg waktu itu telah kembali pingsan karena tak kuat menahan sakit yg mendera kemaluannya.

Aqu telah sangat lemah waktu kudengar Marcel menggeram di sebelahku, badannya bergetar hebat, dia menghentakan pantatnya ke arah depan, menghujamkan seluruh gagang kemaluannya di dalem lubang kewanitaan Bernike, sementara kedua tangannya mencengkeram rambut Bernike.

“Jangan.. Lepaskan.. Jangan.. didalem..!!” jerit Bernike lemah dan putus asa, kepalanya tertunduk dan tangannya memukul-mukul permukaan meja waktu Marcel memuntahkan seluruh cairan air maninya ke dalem lubang rahim Bernike.

Bersamaan dgn itu kudengar Sandra menjerit histeris, rupanya Paul juga telah berejaqulasi di dalem lubang kemaluannya, cairan putih kental bercampur dgn darah perawan Sandra tampak berlelehan di sekitar bibir kemaluannya waktu Paul mencabut gagang kemaluannya dari lubang kemaluan perempuan itu. Sandra masih menangis sesenggukan waktu mendadak dari arah luar terdengar bunyi gaduh, Marcel yg waktu itu masih membetulkan letak celananya berpandangan dgn Paul.halamandewasa.com Seketika mereka berlari memburu ke arah datangnya suara gaduh tersebut, sewaktu kemudian terdengar jeritan seorang perempuan disertai dgn bentakkan Paul beberapa kali sebelum mereka kembali masuk ke ruangan sembari menyeret badan seorang perempuan yg waktu itu meronta ronta berusaha melepaskan diri.

“Lepaskan.. Lepaskan..” jerit perempuan itu.

Paul dgn reflek membekap mulut perempuan itu sembari memeluknya dari belakang, sementara Marcel sibuk membongkar dan menumpahkan semua isi tas perempuan itu lalu memeriksa barang barangnya satu persatu.

“Namanya Melodie Ul.. Umurnya baru 24 tahun” ujar Marcel menunjukan selembar KTP kepada Paul.

“Ngapain lu disini..?” bentak Paul sembari tangannya melepaskan bekapannya dari mulut Melodie.

“Uff.. Tolong.. Lepaskan saya.. Ssaya hanya lewat..” jawab Melodie ketaqutan.

“Bohong Ul.. Dia pasti telah Liat perbuatan kita tadi..” potong Marcel.

“Terus gimana dong Cell..?” tanya Paul.

“Ya telah kita perkosa aja sekalian..!! Lagi pula sayg kalau perempuan secantik ini kita lepasin..” seru Marcel.

Melodie langsung menjerit ketaqutan mendengar perkataan Marcel, badannya kembali meronta ronta berusaha melepaskan diri dari dekapan Paul.

“Percuma teriak-teriak, nggak akan ada yg denger suara lu di sini..” seru Paul sembari tetap memeluk badan Melodie dari belakang, sementara satu tangannya mulai meremas remas buah dada perempuan itu.

“Jangann.. Lepaskan.. Saya.. Saya.. Mohoon.. Saya masih perawan.. Jangan.. Perkosa sayaa.. Tolongg..!!” jerit Melodie makin ketaqutan. Sembari kedua tangannya berusaha melepaskan dekapan tangan Paul dari badannya.

“Tapi cepetan Ul, entar kita ketinggalan pesawat” ujar Marcel kepada Paul yg waktu sedang menciumi leher dan pundak perempuan itu.

Rupanya mereka berdua telah berencana untuk memperkosa kita dan sekarang mungkin mereka hendak kabur ke luar kota atau bahkan ke luar negeri.. Bajingan mereka.. Pikirku dgn perasaan geram.

“Ya telah.. Langsung lu jebol aja Lex..” jawab Paul.

Lalu tangannya bergerak cepat merobek kaos yg dikenakan oleh Melodie, kemudian merenggut branya hingga terlepas sembari tangan yg satunya tetap memeluk badan Melodie dari belakang, sementara Marcel dgn beringas berusaha melucuti celana jeans yg dikenakan oleh Melodie, memelorotkannya dan menariknya hingga terlepas dari kedua kakinya, sehingga waktu ini Melodie hanya tinggal mengenakan celana dalemnya saja.

Badan mulusnya telah terbuka waktu Marcel mengangkat kedua belah kaki perempuan itu sebatas pinggangnya dan memposisikan badannya diantara selangkangan Melodie, sekarang posisi badan Melodie tampak menggantung di antara badan Paul dan Marcel, Melodie menjerit jerit dan mulai menangis waktu Marcel menyingkapkan celana dalemnya ke arah samping dan mulai menghujamkan gagang kemaluannya ke lubang kemaluan Melodie yg kering kerontang itu.

“Jangan.. Jangan.. Perkosa saya..!!” pinta Melodie memelas sembari meronta berusaha melepaskan badannya dari dekapan Paul, kepalanya menggeleng ke kiri dan ke kanan sehingga rambut panjangnya yg menjuntai ke bawah itu ikut tersibak.

“Cepetan Cell.. Abis itu gantian gua..” ujar Paul sembari tetap menopang badan Melodie.

“Iya.. Tapi sempit banget nih perempuan..” jawab Marcel sembari terus mendorongkan kemaluannya ke dalem lubang kewanitaan Melodie, membuat perempuan itu makin menjerit dan meronta kesakitan, kakinya melejang lejang berusah lepas dari cengkeraman tangan Marcel, sementara kedua tangannya menggapai dan meraih leher Paul berusaha mencari posisi untuk mendorongkan badannya, tapi semuanya itu sia sia karena tenaga Marcel dan Paul lebih kuat dari tenaganya.

“Arghh.. Saakitt.. Lepaskann.. Sakitt..!!” jerit Melodie parau, lalu menggigit bibirnya sendiri, matanya membeliak menahan sakit yg mendera selangkangannya, seluruh urat-uratnya menegang, kepalanya terdongak dan badannya melenting ke atas sembari kedua tangannya makin erat merangkul leher Paul, waktu Marcel berhasil menghujamkan seluruh gagang kemaluannya dan membenamkannya dalem-dalem ke lubang kemaluannya.

“Periihh..” rintih Melodie pelan sembari menangis meratapi keperempuanannya yg telah direnggut paksa oleh Marcel.

Badan Melodie terguncang-guncang dgn keras, membuat buah dadanya yg indah dan besar itu juga ikut menggeletar waktu Marcel memompanya dgn kasar. Gagang kemaluannya tampak bergerak maju mundur bergesekan dgn celana dalem Melodie yg tersingkap ke samping, mendadak badan Marcel menegang, dia melepaskan kedua tangannya dari kaki Melodie dan langsung merengkuh pinggang perempuan itu, kemudian menariknya ke atas dan mendesakkan badannya sendiri ke arah selangkangan Melodie supaya gagang kemaluannya dapat melesak dan terbenam lebih dalem di lubang kemaluan perempuan itu, Marcel mendengus keras waktu kemaluannya memuncratkan seluruh cairan air maninya ke dalem lubang kewanitaan Melodie.

Melodie hanya melenguh pelan waktu merasakan cairan air mani Marcel memenuhi lubang rahimnya, darah perawan Melodie tampak menetes dari bibir kemaluannya waktu Marcel mencabut gagang kemaluannya dan bertukar posisi dgn Paul yg telah bernafsu untuk menggagahi badan telanjang Melodie.

Paul masih sempat merobek celana dalem perempuan itu dan melemparkannya ke arah Bernike sebelum dia mulai memperkosa dan menyebadani badan indah Melodie..

Akhirnya mereka berdua pergi meninggalkan kita dgn tawa penuh kemenangan, waktu itu kita benar-benar tak berdaya, kita hanya bisa menyesali peristiwa naas ini, menangis dan berpelukan satu sama lain, berharap semoga kita tak sampai hamil akibat perbuatan mereka.

Dalem hati aqu memaki dan menyumpahi mereka, mudah mudahan suatu waktu kelak, anak, istri atau keluarga mereka akan merasakan bagaimana sakitnya diperkosa..

Cerita ABG, Cerita Janda, Cerita Perawan, Cerita Perkosaan, Cerita Seks Sedarah, Cerita Selingkuh, Cerita SEX, Cerita Skandal, Cerita Tante Girang and tagged Anak Teman Ibuku, Anak Tiri Yang Ternoda, Arisan Seks Bikin Aku Ketagihan, Kakak Adik Yang Tak Berdaya, Kampung Bebas Ngesex, ML Dengan Si Cantik Bella, Nafsu Pertama Ibu Ku, Pembalasan Dendam Karina, Pembantu Bikin Ketagihan Ngesex, Puas Dengan Penis Tukang Sensus, Puncak Birahi Yang Tak Tertahankan.

Print this item

  Agen Judi Bola Online | Prediksi Pertandingan Bola 28 April 2017 | Obcbet.com
Posted by: RiskaLim - 04-26-2017, 07:37 PM - Forum: Prediksi - No Replies

[Image: dmYSAkZ.jpg]

Agen Judi Online | Obcbet.com | Prediksi - Obcbet.com merupakan situs judi online terpercaya yang melayani permainan taruhan SBOBET Bola dan SBOBET Casino, Disini Obcbet.com bertindak sebagai Agen Bola Terpercaya yang melayani transaksi judi online setiap harinya. Tentunya dengan support 4 bank besar di Indonesia yaitu Bank BCAMandiriBNI, dan BRI. Disini kami juga menyediakan berbagai jenis promo-promo yang tidak kalah menarik tentunya, Diantara lainnya seperti promo | Free Kredit 100% New Member (Khusus Sportbook) | Promo Sportbook 2in1 (Komisi Sportbook 400% + Cashback 5% ) | Komisi Referral Sportbook 25% BERLAKU SEUMUR HIDUP | Promo Casino ( Komisi Rollingan 1% ) | Komisi Referral Casino 10% BERLAKU SEUMUR HIDUP | Promo Tangkas ( Extra Kredit 20% ).



Selain itu, Costumer Service kami siap sedia untuk melayani anda selama 24Jam. Tunggu apalagi ayo buruan Daftar dan Dapatkan keuntungan bersama OBCBET.com 



Berikut ini adalah panduan dan prediksi bola, Obcbet.com tidak menjamin kemenangan 100% akurat, semua pilihan kembali kepada anda sendiri, dan semoga pilihan anda adalah yang terbaik dan semoga beruntung dalam Taruhan Bola bersama OBCBET.com



Jadwal Prediksi Pertandingan Bola 28 April 2017 :



Liga Inggris



28.Apr 2017 | Manchester City Vs Manchester United | Pukul 02.00 WIB

HDP : 0 : 0.50

Prediksi : Manchester City -0.50 FT HDP

Over/Under : Over 2.50 FT HDP



Liga Spanyol



28.Apr 2017 | Alaves Vs Eibar | Pukul 00.30 WIB

HDP : 0 : 0

Prediksi : Eibar +0 FT HDP

Over/Under : Under 2.25 FT HDP



28.Apr 2017 | Sevilla Vs Celta Vigo | Pukul 01.30 WIB

HDP : 0 : 1.50

Prediksi : Sevilla -1.50 FT HDP

Over/Under : Over 3.25 FT HDP



28.Apr 2017 | Ath.Bilbao Vs Real Betis | Pukul 02.30 WIB

HDP : 0 : 1.25

Prediksi : Ath.Bilbao -1.25 FT HDP

Over/Under : Over 2.75 FT HDP



Good Luck Smile

Print this item

Thumbs Up Cerita Dewasa | Aku Terpana Oleh Tubuh Molek Ibu TiriKu HOT!!!
Posted by: RiskaLim - 04-26-2017, 06:37 PM - Forum: Cerita Panas ABG - No Replies

Cerita dewasa, cerita dewasa terbaru, kumpulan cerita dewasa 2016, cerita sex, cerita sex tante, cerita sex abg, cerita sex mahasiswa, cerita sex perawan, vidoe sex terbaru 2016, nonton video sex jepang, nonton video sex barat, nonton video sex korea


Jarbos.net - Aq yg masih duduk dibangku SMP melihat keluargaku yg sekarang sedih tapi mau gimana lagi aq juga nggak bisa protes, dimana saat kejadian itu papaku menikah lagi dengan tante yg usianya dibawahnya 4 thn, namanya tante Iin, orangnya cantik setdknya diumurku sekarang ini sudah bisa berfantasi dan merasakan ketegangan dlam celanaku.

Cerita Dewasa | Tante Iin orangnya tinggi, kulit putih mulus, pantatnya padat dan toketnya montok. Saat menikah dengan papaku, tante Iin juga seorang janda tapi belum punya anak. Sejak nikah, Papa jadi semangat hidup berimbas pada kerjanya yg super semangat. Sebagai pengusaha, papaku sering sekali keluar kota. Tinggalah aq dan mama tiriku dirumah.

Lama lama aq jadi deket sama tante Iin yg sejak bersama papa aq panggil mama Iin. Aq jadi akrab sama mama Iin karena kalau kemana-mana mama minta tolong aq temenin. Dirumahpun kalau papa nggak ada aq yg nemenin nonton TV atau nonton dvd. Aq senang sekali dimanja sama mama tiriku ini.

1 thn sudah papa nikah sama mama Iin tapi belum ada tanda-tanda kalau aq bakalan punya adik baru. Bahkan papa semakin giat cari duit dan sering banget keluar kota. Aq dan mama Iin semakin akrab aja.

Sampai-sampai kami seperti tdk ada batasan sebagai anak tiri dan ibu tiri. Kami mulai sering tidur disatu tempat tidur bersama. Mama Iin mulai nggak risih untuk mengganti pakaian didepanku walaupun tdk bener-bener telanjang.

Tapi terkadang aku suka menangkap basah Mama Iin lagi berpolos ria mematut didepan kaca sehabis mandi. Beberapa kali kejadian aku jadi apal kalau setiap habis mandi Mama pasti masuk kamarnya dengan hanya melilitkan handuk dan sesampai dikamar handuk pasti ditanggalkan.

Beberapa kali kejadian aku membuka kamar Mama yg nggak dikunci aku kepergok Mama Iin masih dalam keadaan tanpa sehelai benang sedang bengong didepan cermin. Lama-lama aku sengajain aja setiap selesai Mama mandi beberapa menit kemudian aku pasti pura-pura nggak sengaja buka pintu dan pemandangan indah terhampar dimata mudaku.

Sampai suatu ketika, mungkin karena terdorong nafsu laki-laki yg mulai menggeliat diusia 16 tahun, aku menjadi bernafsu besar ketika melihat Mama sedang tiduran dikasur tanpa pakaian. Matanya terpejam sementara tangannya menggerayg tubuhnya sendiri sambil sedikit merintih.

Aku terpana didepan pintu yg sedikit terbuka dan menikmati pemandangan itu. Lama aku menikmati pemandangan itu. Kemaluanku berdiri tegak dibalik celana pendekku. Ah, inikah pertanda kalau anak laki-laki sedang birahi? Batinku.

Aku terlena dengan pemandangan Mama Iin yg semakin hot menggeliat-geliat dan melolong. Tanpa sadar tanganku memegang dan memijit-mijit si otong kecil yg sedari tadi tegang. Tiba-tiba aku seperti pengen pipis dan ahh koq pipisnya enak ya. Akupun bergegas kekamar mandi seiring Mama Iin yg lemas tertidur.

Kejadian seperti jadi pemandanganku setiap hari. Lama -lama aku jadi bertanya-tanya. Mungkinkah ini disengaja sama Mama? Dari keseringan melihat pemandangan ini rupanya terekam diotakku kalau wanita cantik itu adalah wanita yg lebih dewasa. Wanita berumur yg cantik dimataku terlihat sangat sexy dan sangat menggairahkan.

Suatu siang sepulang aku dari sekolah aku langsung ke kamarku. Seperti biasa aku melongok ke kamar Mama. Kulihat Mama Iin dalam keadaan telanjang bulat sedang tertidur pulas. Kuberanikan untuk mendekat Mumpum perempuan cantik ini lagi tidur, batinku.

Kalau selama ini aku hanya berani melihat Mama dari balik pintu kali ini tubuh cantik tanpa busana bener-bener berada didepanku. Kupelototi semua lekuk liku tubuh Mama. Ahh, si otong bereaksi keras, menyentak-nyentak ganas.

Tanpa kusadari, mungkin terdorong nafsu yg nggak bisa dibendung, kuberanikan tanganku mengusap paha Mama Iin, pelan, pelan. Mama diam aja, aku semakin berani. Kini kedua tanganku semakin nekad menggerayg tubuh cantik Mama tiriku.

Kuremas-remas toket ranum dan dengan naluri plus pengetahuan dari film BF aku bertindak lebih lanjut dengan mengisap putting susu Mama. Mama masih diam, aku makin berani. Terispirasi film blue yg kutonton bersama temen -temen, aku tanggalkan seluruh pakaianku dan si otong dengan marahnya menunjuk-nujuk. Aku tiduran disamping Mama sambil memeluk erat.

Aku sedikit sadar dan ketakutan ketika Mama tiba -tiba bergerak dan membuka mata. Mama Iin menatapku tajam.
“Ngapain Ndri? Koq kamu telanjang juga?” tanya Mama.

“Maaf ma, Andri khilaf, abis nafsu liat Mama telanjang gitu” jawabku takut-takut.

“Kamu mulai nakal ya” kata Mama sambil tangannya memelukku erat.

“Ya udah Mama juga pengen peluk kamu, udah lama Mama nggak dipeluk papamu. Mama tadi kegerahan makanya Mama telanjang, e nggak taunya kamu masuk” jelas Mama.

Yg nggak kusangka-sangka tiba-tiba Mama mencium bibirku. Dia mengisap ujung lidahku, lama dan dalam, semakin dalam. Aku bereaksi. Naluri laki-laki muda terpacu. Aku mebalas ciuman Mama tiriku yg cantik.

Semuanya berjalan begitu saja tanpa direncanakan. Lidah Mama kemuidan berpindah menelusuri tubuhku.

“Kamu sudah dewasa ya Ndri, gak apa-apa kan kamu Mama perlakukan seperti papamu” gumam Mama disela telusuran lidahnya.

“Punya kamu juga sudah besar, belom sebesar punya papamu tapi lebih keras dan tegang”, cerocos Mama lagi.

Aku hanya diam menahan geli dan nikmat. Mama lebih banyak aktif menuntun (atau mengajariku). Si otong kemudian dijilatin Mama . Ini membuat aku nggak tahan karena kegelian. Lalu, punyaku dikulum Mama. Oh indah sekali rasanya. Lama aku dikerjain Mama cantik ini seperti ini.

Mama kemudian tidur telentang, mengangkangkan kaki dan menarik tubuhku agar tiduran diatas tubuh indahnya. Mama kemudian memegang punyaku, mengocoknya sebentar dan mengarahkan keselangkangan Mama. Aku hanya diam saja. Terasa punyaku sepertinya masuk ke memek Mama tapi aku tetep diam aja sampai kemudian Mama menarik pantatku dan menekan.

Berasa banget punyaku masuk ke dalam punya Mama. Pergesekan itu membuat merinding. Secara naluri aku kemudian melakukan gerakan maju mundur biar terjadi lagi gesekan. Mama juga mengoyangkan pinggulnya. Mama yg kulihat sangat menikmati bahkan mengangkat tinggi-tinggi pinggulnya sehingga aku seperti sedang naik kuda diatas pinggul Mama.

Tiba-tiba Mama berteriak kencang sambil memelukku erat-erat,
“Andri, Mama enak Ndri” teriak Mama.

“Ma, Andri juga enak nih mau muncrat” dan aku ngerasain sensasi yg lebih gila dari sekedar menonton Mama kemarin-kemarin.

Aku lemes banget, dan tersandar layu ditubuh mulus Mama tiriku. Aku nggak tau berapa lama, rupanya aku tertidur, Mama juga. Aku tersadar ketika Mama mengecup bibirku dan menggeser tubuhku dari atas tubuhnya.

Mama kemudian keluar kamar dengan melilitkan handuk, mungkin mau mandi. Akupun menyusul Mama dalam keadaan telanjang.

Kuraba punyaku, lengket sekali, aku pengen mencucinya. Aku melihat Mama lagi mandi, pintu kamar mandi terbuka lebar. Uhh, tubuh Mama tiriku itu memang indah sekali. Nggak terasa punyaku bergerak bangkit lagi. Dengan posisi punyaku menunjuk aku berjalan ke kamar mandi menghampiri Mama.

“Ma, mau lagi dong kayak tadi, enak” kini aku yg meminta.

Mama memnandangku dan tersenyum manis, manis sekali. Kamuipun melanjutkan kejadian seperti dikamar.

Kali ini Mama berjongkok di kloset lalu punyaku yg sedari tadi mengacung aku masukkan ke memek Mama yg memerah. Kudorong keluar masuk seperti tadi. Mama membantu dengan menarik pantatku dalam -dalam.

Nggak berapa lama Mama mengajak berdiri dan dalam posisi berdiri kami saling memeluk dan punyaku menancap erat di memek Mama. Aku menikmati ini, karena punyaku seperti dijepit. Mama menciumku erat.

Baru kusadari kalau badanku ternyata sama tinggi dengan mamaku. Dlama posisi berdiri aku kemudian merasakan kenikmatan ketika cairan kental kembali muncrat dari punyaku sementara Mama mengerang dan mengejang sambil memelukku erat. Kami sama–sama lunglai.

Setelah kejadian hari itu, kami selalu melakukan persetubuhan dengan Mama tiriku. Hampir setiap hari sepluang sekolah, bahkan sebelum berangkat sekolah. Lebih gila lagi kadang kami melakukan walaupun Papa ada dirumah.

Sudah tentu dengan curi-curi kesempatan kalau Papa lagi tidur. Kehadiran Papa dirumah seperti siksaan buatku karena aku nggak bisa melampiaskan nafsu terhadap Mama. Aku sangat menikmati. Aku senang kalau Papa keluar kota untuk waktu lama, Mama juga seneng. Mama terus melatih aku dalam beradegan sex.

Banyak pelajaran yg dikasi Mama, mulai dari cara menjilat memek yg bener, cara menghisap toket, cara mengenjot yg baik. Pokoknya aku diajarkan bagaimana memperlakukan wanita dengan enak. Aku sadar kalau aku menjadi hebat karena Mama tiriku.

Sekitar setahun lebih aku menjadi pemuas Mama tiriku menggantikan posisi ayah. Aku bahkan jatuh cinta dengan Mama tiriku ini. Nggak sedetikpun aku mau berpisah dengan mamaku, kecuali sekolah. Dikelaspun aku selalu memikirkan Mama dirumah, pengen cepet pulang. Aku jadi nggak pernah bergaul lagi sama temen -temen.

Sebagai cowok yg ganteng, banyak temen cewek yg suka mengajak aku jalan tapi aku nggak tertarik. Aku selalu teringat Mama. Justru aku akan tertarik kalau melihat bu guru Widya yg umurnya setua Mama tiriku atau aku tertarik melihat bu Sarfi tetanggaku dan temen Mama.

Tapi percintaan dengan Mama hanya bertahan setahun lebih karena kejadian tragis menimpa Mama. Mama meninggal dalam kecelakaan. Ketika itu seorang diri Mama tiriku mengajak aku nemenin tapi aku nggak bisa karena aku ada les. Mama akhirnya pergi sendiri ke mal. Dijalan mobil Mama tabrakan hebat dan Mama meminggal ditempat. Aku merasa sangat berdosa nggak bisa nemenin Mama tiriku tercinta. Aku shock. Aku ditenangkan Papa.

“Papa tau kamu deket sekali dengan Mama Iin, tapi nggak usah sedih ya Ndri, Papa juga sedih tapi mau bilang apa” kata papaku.

Selama ini papaku tau kalau aku sangat deket dengan Mama. Papa senang karena Papa mengira aku senang dengan Mama Iin dan menganggapnya sebagai Mama kandung. Padahal kalau Papa tau apa yg terjadi selama ini. Aku merasa berdosa terhadap Papa yg dibohongi selama ini.

Tapi semua apa yg diberikan Mama Iin, kasih sayang, cinta dan pelajaran sex sangat membekas dipikiranku. Sampai saat ini, aku terobsesi dengan apa semua yg dimiliki Mama Iin dulu. Aku mendambakan wanita seumur Mama, secantik Mama, sebaik Mama dan hebat di ranjang seperti Mama tiriku itu. Kusadari sekarang kalau aku sangat senang bercinta dengan wanita STW semuanya berawal dari sana.

Cerita ABG, Cerita Janda, Cerita Perawan, Cerita Perkosaan, Cerita Seks Sedarah, Cerita Selingkuh, Cerita SEX, Cerita Skandal, Cerita Tante Girang and tagged Anak Teman Ibuku, Anak Tiri Yang Ternoda, Arisan Seks Bikin Aku Ketagihan, Kakak Adik Yang Tak Berdaya, Kampung Bebas Ngesex, ML Dengan Si Cantik Bella, Nafsu Pertama Ibu Ku, Pembalasan Dendam Karina, Pembantu Bikin Ketagihan Ngesex, Puas Dengan Penis Tukang Sensus, Puncak Birahi Yang Tak Tertahankan.

Print this item

Thumbs Up Cerita Dewasa | Perlakuan Toni dan Hendri Membuat Diriku Tidak Tahan
Posted by: RiskaLim - 04-26-2017, 05:06 PM - Forum: Cerita Panas ABG - No Replies

Cerita dewasa, cerita dewasa terbaru, kumpulan cerita dewasa 2016, cerita sex, cerita sex tante, cerita sex abg, cerita sex mahasiswa, cerita sex perawan, vidoe sex terbaru 2016, nonton video sex jepang, nonton video sex barat, nonton video sex korea

Jarbos.net - Aqu adalah perempuan berusia 19 tahun. kawan-kawan mengatakan aqu cantik, tinggi 170, kulit putih dgn rambut lurus sebahu. Aqu termasuk populer diantara kawan-kawan, pokoknya ‘gaul abis’. Tetapi demikian aqu masih mampu menjaga kesucianku sampai.. Suatu saat aqu dan enam orang kawan Susan (19), Indira (20), Kelvin (22), Detto (22), Toni (23) dan Hendri (20). menghabiskan liburan dgn menginap di villa keluarga Hendri di Puncak.

[Image: download.jpg]
Cerita Dewasa | Perlakuan Toni dan Hendri Membuat Diriku Tidak Tahan | Jarbos.net

Cerita Dewasa | Susan walaupun tak terlalu tinggi (160) memiliki tubuh padat dgn kulit putih, sangat sexy apalagi dgn ukuran buah dada 36b-nya, Susan telah berpacaran cukup lama dgn Kelvin. Diantara kami bertiga Indira yg paling cantik, tubuhnya sangat proporsi tak heran kalau sang pacar, Detto, sangat tergila-gila dgnnya. Sementara aqu, Hendri dan Toni masih ‘jomblo’. Hendri yg berdarah India sebenarnya suka sama aqu, dia lumayan ganteng cuma saja rambut-rambut dadanya yg lebat terkadang membuat aqu ngeri, karenanya aqu cuma menganggap dia tak lebih dari sekedar kawan.

Acara ke Puncak kami mulai dgn ‘hang-out’ disalah satu kafe terkenal di kota kami. Larut malam baru tiba di Puncak dan langsung menyerbu kamar tidur, kami semua tidur dikamar lantai atas. Udara dingin membuatku terbangun dan menyadari cuma Susan yg ada sementara Indira entah kemana. 

Rasa haus membuatku beranjak menuju dapur untuk mengambil minum. Sewaktu melewati kamar belakang dilantai bawah, telingaqu menangkap suara orang yg sedang bercakap-cakap. Kuintip dari celah pintu yg tak tertutup rapat, ternyata Detto dan Indira. Niat menegur mereka aqu urungkan, karena kulihat mereka sedang berciuman, awalnya kecupan-kecupan lembut yg kemudian berubah menjadi lumatan-lumatan. Keingintahuan akan kelanjutan adegan itu menahan langkahku menuju dapur.

Adegan ciuman itu bertambah ‘panas’ mereka saling memagut dan berguling-gulingan, lidah Detto menjalar bagai bagai ular ketelinga dan leher sementara tangannya menyusup kedalam t-shirt meremas-remas buah dada yg menyebabkan Indira mendesah-desah, suaranya desahannya terdengar sangat sensual. 

Disibakkannya t-shirt Indira dan lidahnya menjalar dan meliuk-liuk di putingnya, menghisap dan meremas-remas buah dada Indira. Setelah itu tangannya mulai merayap kebawah, mengelus-elus bagian sensitif yg tertutup g-string. Detto berusaha membuka penutup terakhir itu, tapi sepertinya Indira keberatan. Lamat-lamat kudgn pembicaraan mereka.

“Jangan To” tolak Indira.

“Kenapa sayg” tanya Detto.

“Aqu belum pernah.. gituan”

“Makanya dicoba sayg” bujuk Detto.

“Taqut To” Indira beralasan.

“Ngga apa-apa kok” lanjut Detto membujuk

“Tapi To”

“Gini deh”, potong Detto, “Aqu cium aja, kalau kamu ngga suka kita berhenti”

“Janji ya To” sahut Indira ingin meyakinkan.

“Janji” Detto meyakinkan Indira.

Detto tak membuang-buang waktu, ia membuka t-shirt dan celana pendeknya dan kembali menikmati bukit kenikmatan Indira yg indah itu, perlahan mulutnya merayap makin kebawah.. kebawah.. dan kebawah. Ia mengecup-ngecup gundukan diantara paha sekaligus menarik turun g-string Indira. Dgn hati-hati Detto membuka kedua paha Indira dan mulai mengecup kewanitaannya disertai jilatan-jilatan. Tubuh Indira bergetar merasakan lidah Detto.

“Agghh.. To.. oohh.. enakk.. Too”

Mendengar desahan Indira, Detto semakin menjadi-jadi, ia bahkan menghisap-hisap kewanitaan Indira dan meremas-remas buah dadanya dgn liar. Hentakan-hentakan birahi sepertinya telah menguasai Indira, tubuhnya menggelinjang keras disertai desahan dan erangan yg tak berkeputusan, tangannya mengusap-usap dan menarik-narik rambut Detto, seakan tak ingin melepaskan kenikmatan yg ia rasakan.

Indira semakin membuka lebar kedua kakinya agar memudahkan mulut Detto melahap kewanitaannya. Kepalanya mengeleng kekiri-kekanan, tangannya menggapai-gapai, semua yg diraih dicengramnya kuat-kuat. Indira sudah tenggelam dan setiap detik belalu semakin dalam ia menuju ke dasar lautan birahi. Detto tahu persis apa yg harus dilaqukan selanjutnya, ia membuka CDnya dan merangkak naik keatas tubuh Indira. Mereka bergumul dalam ketelanjangan yg berbalut birahi. Sesekali Detto di atas sesekali dibawah disertai gerakan erotis pinggulnya, Indira tak tinggal diam ia melaqukan juga yg sama. Kemaluan mereka saling beradu, menggesek, dan menekan-nekan. Melihat itu semua membuat degup jantung berdetak kencang dan bagian-bagian sensitif di tubuhku mengeras.. Aqu mulai terjangkit virus birahi mereka.

Detto kemudian mengangkat tubuhnya yg ditopang satu tangan, sementara tangan lain memegang kejantannya. Detto mengarahkan kejantanannya keselah-selah paha Indira.

“Jangan To, katanya cuma cium aja” sergah Indira.

“Rileks In” bujuk Detto, sambil mengosok-gosok ujung kemaluannya di kewanitaan Indira.

“Tapi.. To.. oohh.. aahh” protes Indira tenggelam dalam desahannya sendiri.

“Nikmatin aja Sayang”

“Ehh.. akkhh.. mpphh” Indira semakin mendesah

“Gitu Ra.. rileks.. nanti lebih enak lagi”

“He eh To.. eesshh”

“Enak Ra..?”

“Ehh.. enaakk To”

Aqu benar-benar ternganga dibuatnya. Seumur hidup belum pernah aqu melihat milik lelaki yg sebenarnya, apalagi adegan ‘live’ seperti itu.

Tak ada lagi protes apalagi penolakan cuma desahan kenikmatan Indira yg terdengar.
“Aqu masukin ya Ra” pertanyaan yg tak membutuhkan jawaban.

Detto langsung menekan pinggulnya, ujung kejantanannya tenggelam dalam kewanitaan Indira.
“Aakhh.. To.. eengghh” erang Indira cukup keras, membuat rambut-rambut ditubuhku meremang mendengarnya.

Detto lebih merunduk lagi dgn sikut menahan tubuh, perlahan pinggulnya bergerak turun naik serta mulutnya dgn raqus melumat buah dada Indira.

“Teruss.. Too.. enak banget.. ohh.. isep yg kerass saygg” Indira meracau.

“Aqu suka sekali buah dada kamu Ra.. mmhh”

“Aqu juga suka kamu isep To.. ahh” Indira menyorongkan dadanya membuat Detto bertambah mudah melumatnya.

Bukan cuma Indira yg terayun-ayun gelombang birahi, aqu yg melihat semua itu turut hanyut dibuatnya. Tanpa sadar aqu mulai meremas-remas buah dada dan memainkan putingku sendiri, membuat mataqu terpejam-pejam merasakan nikmatnya.

Detto tahu Indira sudah pada situasi ‘point of no return’, ia merebahkan tubuhnya menindih Indira dan memeluknya seraya melumat mulut, leher dan telinga Indira dan.. kulihat Detto menekan pinggulnya, dapat kubaygkan bagaimana kejantanannya melesak masuk ke dalam rongga kenikmatan Indira.

“Auuwww.. To.. sakiitt” jerit Indira.

“Stop.. stop To”

“Rileks Ra.. supaya enak nanti” bujuk Detto, sambil terus menekan lebih dalam lagi.

“Sakit To.. pleasee.. jangan diterusin”

Terlambat.. seluruh kejantanan Detto telah terbenam di dalam rongga kenikmatan Indira. Beberapa saat Detto tak bergerak, ia mengecup-ngecup leher, pundak dan akhirnya buah dada Indira kembali jadi bulan-bulanan lidah dan mulutnya. Perlaquan Detto membuat birahi Indira terusik kembali, ia mulai melenguh dan mendesah-desah, lama kelamaan semakin menjadi-jadi. Bagian belakang tubuh Detto yg mulai dari punggung, pinggang sampai buah pantatnya tak luput dari remasan-remasan tangan Indira.

Detto memahami sekali keadaan Indira, pinggulnya mulai digerakan memutar perlahan sekali tapi mulutnya bertambah ganas melahap gundukan daging Indira yg dihiasi puting kecil kemerah-merahan.

“Uhh.. ohh.. To” desah kenikmatan Indira, kakinya dibuka lebih melebar lagi.

Detto tak menyia-nyiakan kesempatan ini dipercepat ritme gerakan pinggulnya.
“Agghh.. ohh.. terus Too” Indira meracau merasakan kejantanan Detto yg berputar-putar di kewanitaannya, kepalanya tengadah dgn mata terpejam, pinggulnya turut bergoyg. Merasakan gerakannya mendapat respon Detto tak ragu lagi untuk menarik-memasukan batang kemaluannya.

“Aaauugghh.. sshh.. Too.. ohh.. Too” Indira tak kuasa lagi menahan luapan kenikmatan yg keluar begitu saya dari mulutnya.

Pinggul Detto yg turun naik dan kaki Indira yg terbuka lebar membuat darahku berdesir, menimbulkan denyut-denyut di bagian sensitifku, kumasukan tangan kiri kebalik celana pendek dan CD. Tubuhku bergetar begitu jari-jemariku meraba-raba kewanitaanku.

“Ssshh.. sshh” desisku tertahan manakala jari tengahku menyentuh bibir kemaluanku yg sudah basah, sesaat ‘life show’ Detto dan Indira terlupakan. Kesadaranku kembali begitu mendengar pekikan Indira.

“Adduuhh.. Too.. nikmat sekalii” Indira terbuai dalam birahinya yg menggebu-gebu.

“Nikmati An.. nikmati sepuas-puasnya”

“Ssshh.. ahh.. ohh.. ennaak Too”

“Punya kamu enaakk sekalii An.. uugghh”

“Ohh.. Too.. aqu sayg kamu.. sshh” desah Indira seraya memeluk, pujian Detto rupanya membuat Indira lebih agresif, pantatnya bergoyg mengikuti irama hentakan-hentakan turun-naik pantat Detto.

“Enaak An.. terus goyg.. uhh.. eenngghh” merasakan goygan Indira Detto semakin mempercepat hujaman-hujaman kejantanannya.

“Ahh.. aahh.. Too.. teruss.. sayaang” pekik Indira.

Semakin liar keduanya bergumul, keringat kenikmatan membanjir menyelimuti tubuh mereka.
“Too.. tekan saygg.. uuhh.. aqu mau ke.. kelu.. aarrghh” erang Indira.

Detto menekan pantatnya dalam-dalam dan tubuh keduanya pun mengejang. Gema erangan kenikmatan mereka memenuhi seantero kamar dan kemudian keduanya.. terkulai lemas.

Dikamar aqu gelisah mengingat-ingat kejadian yg baru saja kulihat, bayg-bayg Detto menyetubuhi Indira begitu menguasai pikiranku. Tak kuasa aqu menahan tanganku untuk kembali mengusap-usap seluruh bagian sensitif di tubuhku tetapi keberadaan Susan sangat mengganggu, menjelang ayam berkokok barulah mataqu terpejam. Dalam mimpi adegan itu muncul kembali cuma saja bukan Indira yg sedang disetubuhi Detto tetapi diriku.

Jam 10.00 pagi harinya kami jalan-jalan menghirup udara puncak, sekalian membeli makanan dan cemilan sementara Susan dan Kelvin menunggu villa. Belum lagi 15 menit meninggalkan villa perutku tiba-tiba mulas, aqu mencoba untuk bertahan, tak berhasil, bergegas aqu kembali ke villa.

Selesai dari kamar mandi aqu mencari Susan dan Kelvin, rupanya mereka sedang di ruang TV dalam keadaan.. bugil. Lagi-lagi aqu mendapat suguhan ‘live show’ yg spektaquler. Tubuh Susan setengah melonjor di sofa dgn kaki menapak kelantai, Kelvin berlutut dilantai dgn tubuh berada diantara kedua kaki Susan, Mulutnya mengulum-ngulum kewanitaan Susan, tak lama kemudian Kelvin meletakan kedua tungkai kaki Susan dibahunya dan kembali menyantap ‘segitiga venus’ yg semakin terpampang dimukanya. Tak ayal lagi Susan berkelojotan diperlaqukan seperti itu.

“Ssshh.. sshh.. aahh” desis Susan.

“Oohh.. Kel.. nikmat sekalii.. sayg”

“Gigit.. Kel.. pleasee.. gigitt”

“Auuwww.. pelan sayg gigitnyaa”

Melengkapi kenikmatan yg sedang melanda dirinya satu tangan Susan mencengkram kepala Kelvin, tangan lainnya meremas-remas buah dada 36b-nya sendiri serta memilin putingnya.

Beberapa saat kemudian mereka berganti posisi, Susan yg berlutut di lantai, mulutnya mengulum kejantanan Kelvin, kepalanya turun naik, tangannya mengocok-ngocok batang kenikmatan itu, sekali-kali dijilatnya bagai menikmati es krim. Setiap gerakan kepala Susan sepertinya memberikan sensasi yg luar biasa bagi Kelvin.

“Aaahh.. aauugghh.. teruss saygg” desah Kelvin.

“Ohh.. saygg.. enakk sekalii”

Suara desahan dan erangan membuat Susan tambah bernafsu melumat kejantanan Kelvin.
“Ohh.. Susani.. ngga tahann.. masukin saygg” pinta Kelvin.

Susan menyudahi lumatannya dan beranjak keatas, berlutut disofa dgn pinggul Kelvin berada diantara pahanya, tangannya menggapai batang kenikmatan Kelvin, diarahkan kemulut kewanitaannya dan dibenamkan. “Aaagghh” keduanya melenguh panjang merasakan kenikmatan gesekan pada bagian sensitif mereka masing-masing. 

Dgn kedua tangan berpangku pada pahanya Susan mulai menggerakan pinggulnya mundur maju, karuan saja Kelvin mengeliat-geliat merasakan batangnya diurut-urut oleh kewanitaan Susan. Sebaliknya, milik Kelvin yg menegang keras dirasakan oleh Susan mengoyak-ngoyak dinding dan lorong kenikmatannya. Suara desahan, desisan dan lenguhan saling bersaut manakala kedua insan itu sedang dirasuk kenikmatan duniawi.

Tontonan itu membuat aqu tak dapat menahan keinginanku untuk meraba-raba2 sekujur tubuhku, rasa gatal begitu merasuk kedalam kemaluanku. Kutinggalkan ‘live show’ bergegas menuju kamar, kulampiaskan birahiku dgn mengesek-gesekan bantal di kewanitaanku. Merasa tak puas kusingkap rok miniku, kuselipkan tanganku kedalam CD-ku membelai-belai rambut-rambut tipis di permukaan kewanitaanku dan.. akhirnya menyentuh klitorisku.

“Aaahh.. sshh.. eehh” desahku merasakan nikmatnya elusan-elusanku sendiri, jariku merayap tak terkendali ke bibir kemaluanku, membuka belahannya dan bermain-main ditempat yg mulai basah dgn cairan pelancar, manakala kenikmatan semakin membalut diriku tiba-tiba pintu terbuka.. Susan! masih dgn pakaian kusut menerobos masuk, untung aqu masih memeluk bantal, sehingga kegiatan tanganku tak terlihat olehnya.

“Ehh Ver.. kok ada disini, bukannya tadi ikut yg lain?” sapa Susan terkejut.

“Iya Si.. balik lagi.. perut mules”

“Aqu suruh Kelvin beli obat ya”

“Ngga usah Si.. udah baikan kok”

“Yakin Ver?”

“Iya ngga apa-apa kok” jawabku meyakinkan Susan yg kemudian kembali ke ruang tengah setelah mengambil yg dibutuhkannya. Sirna sudah birahiku karena rasa kaget.

Malam harinya selesai makan kami semua berkumpul diruang tengah, Hendri langsung memutar VCD X-2. Adegan demi adegan di film mempengaruhi kami, terutama kawan-kawan lelaki, mereka kelihatan gelisah. Film masih setengah main Susan dan Kelvin menghilang, tak lama kemudian disusul oleh Indira dan Detto. Tinggal aqu, Toni dan Hendri, kami duduk dilantai bersandar pada sofa, aqu di tengah. 

Melihat adegan film yg bertambah panas membuat birahiku terusik. Rasa gatal menyeruak dikewanitaanku mengelitik sekujur tubuh dan setiap detik berlalu semakin memuncak saja, aqu jadi salah tingkah. Toni yg pertama melihat kegelisahanku.

“Kenapa Ver, gelisah banget horny ya” tegurnya bercanda.

“Ngga lagi, ngaco kamu Ton” sanggahku.

“Kalau horny bilang aja Ver.. hehehe.. kan ada kita-kita” Hendri menimpali.

“Rese’ nih berdua, nonton aja tuh” sanggahku lagi menahan malu.

Toni tak begitu saja menerima sanggahanku, diantara kami ia paling tinggi jam terbangnya sudah tentu ia tahu persis apa yg sedang aqu rasakan. Toni tak menyia-nyiakannya, bahuku dipeluknya seperti biasa ia laqukan, seakan tanpa tendensi apa-apa.

“Santai Ver, kalau horny enjoy aja, gak usah malu.. itu artinya kamu normal” bisik Toni sambil meremas pundakku.

Remasan dan terpaan nafas Toni saat berbisik menyebabkan semua rambut-rambut di tubuhku meremang, tanpa terasa tanganku meremas ujung rok. Toni menarik tanganku meletakan dipahanya ditekan sambil diremasnya, tak ayal lagi tanganku jadi meremas pahanya.

“Remas aja paha aqu Ver daripada rok” bisik Toni lagi.

Kalau sedang bercanda jangankan paha, pantatnya yg ‘geboy’ saja kadang aqu remas tanpa rasa apapun, kali ini merasakan paha Toni dalam remasanku membuat darahku berdesir keras.
“Ngga usah malu Ver, santai aja” lanjutnya lagi.

Entah karena bujukannya atau aqu sendiri yg menginginkan, tak jelas, yg pasti tanganku tak beranjak dari pahanya dan setiap ada adegan yg ‘wow’ kuremas pahanya. Merasa mendapat angin, Toni melepaskan rangkulannya dan memindahkan tangannya di atas pahaqu, awalnya masih dekat dengkul lama kelamaan makin naik, setiap gerakan tangannya membuatku merinding.

Entah bagaimana mulainya tanpa kusadari tangan Toni sudah berada dipaha dalamku, tangannya mengelus-elus dgn halus, ingin menepis, tapi, rasa geli-geli enak yg timbul begitu kuatnya, membuatku membiarkan kenakalan tangan Toni yg semakin menjadi-jadi.

“Ver gue suka deh liat leher sama pundak kamu” bisik Toni seraya mengecup pundakku.

Aqu yg sudah terbuai elusannya karuan saja tambah menjadi-jadi dgn kecupannya itu.
“Jangan Ton” tetapi aqu berusaha menolak.

“Kenapa Ver, cuma pundak aja kan” tanpa perduli penolakanku Toni tetap saja mengecup, bahkan semakin naik keleher, disini aqu tak lagi berusaha ‘jaim’.

“Ton.. ahh” desahku tak tertahan lagi.

“Enjoy aja Ver” bisik Toni lagi, sambil mengecup dan menjilat daun telingaqu.

“Ohh Ton” aqu sudah tak mampu lagi menahan, semua rasa yg terpendam sejak melihat ‘live show’ dan film, perlahan merayapi lagi tubuhku.

Aqu cuma mampu tengadah merasakan kenikmatan mulut Toni di leher dan telingaqu. Hendri yg sedari tadi asik nonton melihatku seperti itu tak tinggal diam, ia pun mulai turut melaqukan hal yg sama. Pundak, leher dan telinga sebelah kiriku jadi sasaran mulutnya.

Melihat aqu sudah pasrah mereka semakin agresif. Tangan Toni semakin naik hingga akhirnya menyentuh kewanitaanku yg masih terbalut CD. Elusan-elusan di kewanitaanku, remasan Hendri di buah dadaqu dan kehangatan mulut mereka dileherku membuat magma birahiku menggelegak sejadi-jadinya.

“Agghh.. Tonn.. Drii.. ohh.. sshh” desahanku bertambah keras.

Hendri menyingkap tang-top dan braqu bukit kenyal 34b-ku menyembul, langsung dilahapnya dgn raqus. Toni juga beraksi memasukan tangannya kedalam CD meraba-raba kewanitaanku yg sudah basah oleh cairan pelicin. Aqu jadi tak terkendali dgn serangan mereka tubuhku bergelinjang keras.

“Emmhh.. aahh.. ohh.. aagghh” desahanku berganti menjadi erangan-erangan.

Mereka melucuti seluruh penutup tubuhku, tubuh polosku dibaringkan dilantai beralas karpet dan mereka pun kembali menjarahnya. Hendri melumat bibirku dgn bernafsu lidahnya menerobos kedalam rongga mulutku, lidah kami saling beraut, mengait dan menghisap dgn liarnya. 

Sementara Toni menjilat-jilat pahaqu lama kelamaan semakin naik.. naik.. dan akhirnya sampai di kewanitaanku, lidahnya bergerak-gerak liar di klitorisku, bersamaan dgn itu Hendri pun sudah melumat buah dadaqu, putingku yg kemerah-merahan jadi bulan-bulanan bibir dan lidahnya.

Diperlaqukan seperti itu membuatku kehilangan kesadaran, tubuhku bagai terbang diawang- awang, terlena dibawah kenikmatan hisapan-hisapan mereka. Bahkan aqu mulai berani punggung Hendri kuremas-remas, kujambak rambutnya dan merengek-rengek meminta mereka untuk tak berhenti melaqukannya.

“Aaahh.. Tonn.. Drii.. teruss.. sshh.. enakk sekalii”

“Nikmatin Ver.. nanti bakal lebih lagi” bisik Hendri seraya menjilat dalam-dalam telingaqu.

Mendengar kata ‘lebih lagi’ aqu seperti tersihir, menjadi hiperaktif pinggul kuangkat-angkat, ingin Toni melaqukan lebih dari sekedar menjilat, ia memahami, disantapnya kewanitaanku dgn menyedot-nyedot gundukan daging yg semakin basah oleh ludahnya dan cairanku. Tak berapa lama kemudian aqu merasakan kenikmatan itu semakin memuncak, tubuhku menegang, kupeluk Hendri-yg sedang menikmati puting susu-dgn kuatnya.

“Aaagghh.. Tonn.. Drii.. aquu.. oohh” jeritku keras, dan merasakan hentak-hentakan kenikmatan didalam kewanitaanku. Tubuhku melemas.. lungai.

Toni dan Hendri menyudahi ‘hidangan’ pembukanya, dibiarkan tubuhku beristirahat dalam kepolosan, sambil memejamkan mata kuingat-ingat apa yg baru saja kualami. Permainan Hendri di buah dada dan Toni di kewanitaanku yg menyebarkan kenikmatan yg belum pernah kualami sebelumnya, dan hal itu telah kembali menimbulkan getar-getar birahi diseluruh tubuhku. 

Aqu semakin tenggelam saja dalam bayg-bayg yg menghanyutkan, dan tiba-tiba kurasakan hembusan nafas ditelingaqu dan rasa tak asing lagi.. hangat basah.. Ahh.. bibir dan lidah Hendri mulai lagi, tapi kali ini tubuhku seperti di gelitiki ribuan semut, ternyata Hendri sudah polos dan rambut-rambut lebat di tangan dan dadanya menggelitiki tubuhku. Begitupun Toni sudah bugil, ia membuka kedua pahaqu lebar-lebar dgn kepala sudah berada diantaranya.

Mataqu terpejam, aqu sadar betul apa yg akan terjadi, kali ini mereka akan menjadikan tubuhku sebagai ‘hidangan’ utama. Ada rasa kuatir dan taqut tapi juga menantikan kelanjutannya dgn berdebar. Begitu kurasakan mulut Toni yg berpengalaman mulai beraksi.. hilang sudah rasa kekuatiran dan ketaqutanku. Gairahku bangkit merasakan lidah Toni menjalar dibibir kemaluanku, ditambah lagi Hendri yg dgn lahapnya menghisap-hisap putingku membuat tubuhku mengeliat-geliat merasakan geli dan nikmat dikedua titik sensitif tubuhku.

“Aaahh.. Tonn.. Drii.. nngghh.. aaghh” rintihku tak tertahankan lagi.

Toni kemudian mengganjal pinggulku dgn bantal sofa sehingga pantatku menjadi terangkat, lalu kembali lidahnya bermain dikemaluanku. Kali ini ujung lidahnya sampai masuk kedalam liang kenikmatanku, bergerak-gerak liar diantara kemaluan dan anus, seluruh tubuhku bagai tersengat aliran listrik aqu hilang kendali. Aqu merintih, mendesah bahkan menjerit-jerit merasakan kenikmatan yg tiada taranya. Lalu kurasakan sesuatu yg hangat keras berada dibibirku.. kejantanan Hendri! Aqu mengeleng-gelengkan kepala menolak keinginannya, tapi Hendri tak menggubrisnya ia malah manahan kepalaqu dgn tangannya agar tak bergerak.

“Jilat.. Ver” perintahnya tegas.

Aqu tak lagi bisa menolak, kujilat batangnya yg besar dan sudah keras membatu itu, Hendri mendesah-desah merasakan jilatanku.

“Aaahh.. Verr.. jilat terus.. nngghh” desah Hendri.

“Jilat kepalanya Ver” aqu menuruti permintaannya yg tak mungkin kutolak.

Lama kelamaan aqu mulai terbiasa dan dapat merasakan juga enaknya menjilat-jilat batang kemaluan itu, lidahku berputar dikepala kemaluannya membuat Hendri mendesis desis.

“Ssshh.. nikmat sekali Verr.. isep saygg.. isep” pintanya diselah-selah desisannya.

Aqu tak tahu harus berbuat bagaimana, kuikuti saja apa yg pernah kulihat di film, kepala kejantanannya pertama-tama kumasukan kedalam mulut, Hendri meringis.

“Jangan pake gigi Ver.. isep aja” protesnya, kucoba lagi, kali ini Hendri mendesis nikmat.

“Ya.. gitu sayg.. sshh.. enak.. Ver”

Melihat Hendri saat itu membuatku turut larut dalam kenikmatannya, apalagi ketika sebagian kejantanannya melesak masuk menyentuh langit-langit mulutku, belum lagi kenakalan lidah Toni yg tiada henti-hentinya menggeraygi setiap sudut kemaluanku. Aqu semakin terombang-ambing dalam gelombang samudra birahi yg melanda tubuhku, aqu bahkan tak malu lagi mengocok-ngocok kejantanan Hendri yg separuhnya berada dalam mulutku.

Beberapa saat kemudian Hendri mempercepat gerakan pinggulnya dan menekan lebih dalam batang kemaluannya, tanganku tak mampu menahan laju masuknya kedalam mulutku. Aqu menjadi gelagapan, ku geleng-gelengkan kepalaqu hendak melepaskan benda panjang itu tapi malah berakibat sebaliknya, gelengan kepalaqu membuat kemaluannya seperti dikocok-kocok. Hendri bertambah beringas mengeluar-masukan batangnya dan..

“Aaagghh.. nikmatt.. Verr.. aqu.. kkeelluaarr” jerit Hendri, air maninya menyembur-nyembur keras didalam mulutku membuatku tersedak, sebagian meluncur ke tenggorokanku sebagian lagi tercecer keluar dari mulutku.

Aqu sampai terbatuk-batuk dan meludah-ludah membuang sisa yg masih ada dimulutku. Toni tak kuhiraukan aqu langsung duduk bersandar menutup dadaqu dgn bantal sofa.
“Gila Hendri.. kira-kira dong” celetukku sambil bersungut-sungut.

“Sorry Ver.. ngga tahan.. abis isepan kamu enak banget” jawab Hendri dgn tersenyum.

“Udah Ver jangan marah, kamu masih baru nanti lama lama juga bakal suka” sela Toni seraya mengambilkan aqu minum dan membersihkan sisa air mani dari mulutku.

Toni benar, aqu sebenarnya tadi menikmati sekali, apalagi melihat mimik Hendri saat akan keluar cuma saja semburannya yg membuatku kaget. Toni membujuk dan memelukku dgn lembut sehingga kekesalanku segera surut. Dikecupnya keningku, hidungku dan bibirku. Kelembutan perlaquannya membuatku lupa dgn kejadian tadi. Kecupan dibibir berubah menjadi lumatan-lumatan yg semakin memanas kami pun saling memagut, lidah Toni menerobos mulutku meliuk-liuk bagai ular, aqu terpancing untuk membalasnya. 

Ohh.. sungguh luar biasa permainan lidahnya, leher dan telingaqu kembali menjadi sasarannya membuatku sulit menahan desahan-desahan kenikmatan yg begitu saja meluncur keluar dari mulutku.

Toni merebahkan tubuhku kembali dilantai beralas karpet, kali ini dadaqu dilahapnya puting yg satu dihisap-hisap satunya lagi dipilin-pilin oleh jari-jarinya. Dari dada kiriku tangannya melesat turun ke kewanitaanku, dielus-elusnya kelentit dan bibir kemaluanku. Tubuhku langsung mengeliat-geliat merasakan kenakalan jari-jari Toni.

“Ooohh.. mmppff.. ngghh.. sshh” desisku tak tertahan.

“Teruss.. Tonn.. aakkhh”

Aqu menjadi lebih menggila waktu Toni mulai memainkan lagi lidahnya di kemaluanku, seakan kurang lengkap kenikmatan yg kurasakan, kedua tanganku meremas-remas buah dadaqu sendiri.

“Ssshh.. nikmat Tonn.. mmpphh” desahanku semakin menjadi-jadi.

Tak lama kemudian Toni merayap naik keatas tubuhku, aqu berdebar menanti apa yg akan terjadi. Toni membuka lebih lebar kedua kakiku, dan kemudian kurasakan ujung kejantanannya menyentuh mulut kewanitaanku yg sudah basah oleh cairan cinta.

“Aauugghh.. Tonn.. pelann” jeritku lirih, saat kepala kejantanannya melesak masuk kedalam rongga kemaluanku.

Toni menghentikan dorongannya, sesaat ia mendiamkan kepala kemaluannya dalam kehangatan liang kewanitaanku. Kemudian-masih sebatas ujungnya-secara perlahan ia mulai memundur-majukannya. Sesuatu yg aneh segera saja menjalar dari gesekan itu keseluruh tubuhku. Rasa geli, enak dan entah apalagi berbaur ditubuhku membuat pinggulku mengeliat-geliat mengikuti tusukan-tusukan Toni.

“Ooohh.. Tonn.. sshh.. aahh.. enakk Tonn” desahku lirih.

Aqu benar-benar tenggelam dalam kenikmatan yg luar biasa akibat gesekan-gesekan di mulut kewanitaanku. Mataqu terpejam-pejam kadang kugigit bibir bawahku seraya mendesis.
“Enak.. Ver” tanya Toni berbisik.

“He ehh Tonn.. oohh enakk.. Tonn.. sshh”

“Nikmatin Ver.. nanti lebih enak lagi” bisiknya lagi.

“Ooohh.. Tonn.. ngghh”

Toni terus mengayunkan pinggulnya turun-naik-tetap sebatas ujung kejantanannya-dgn ritme yg semakin cepat. Selagi aqu terayun-ayun dalam buaian birahi, tiba-tiba Toni menekan kejantanannya lebih dalam membelah kewanitaanku.

“Auuhh.. sakitt Tonn” jeritku saat kejantanannya merobek selaput daraqu, rasanya seperti tersayat silet, Toni menghentikan tekanannya.

“Pertama sedikit sakit Ver.. nanti juga hilang kok sakitnya” bisik Toni seraya menjilat dan menghisap telingaqu.

Entah bujukannya atau karena geliat liar lidahnya, yg pasti aqu mulai merasakan nikmatnya milik Toni yg keras dan hangat didalam rongga kemaluanku.

Toni kemudian menekan lebih dalam lagi, membenamkan seluruh batang kemaluannya dan mengeluar-masukannya. Gesekan kejantanannya dirongga kewanitaanku menimbulkan sensasi yg luar biasa! Setiap tusukan dan tarikannya membuatku menggelepar-gelepar.

“Ssshh.. ohh.. ahh.. enakk Tonn.. empphh” desahku tak tertahan.

“Ohh.. Verr.. enak banget punya kamu.. oohh” puji Toni diantara lenguhannya.

“Agghh.. terus Tonn.. teruss” aqu meracau tak karuan merasakan nikmatnya hujaman-hujaman kejantanan Toni di kemaluanku.

Peluh-peluh birahi mulai menetes membasahi tubuh. Jeritan, desahan dan lenguhan mewarnai pergumulan kami. Menit demi menit kejantanan Toni menebar kenikmatan ditubuhku. Magma birahi semakin menggelegak sampai akhirnya tubuhku tak lagi mampu menahan letupannya.

“Tonii.. oohh.. tekan Tonn.. agghh.. nikmat sekali Tonn” jeritan dan erangan panjang terlepas dari mulutku.

Tubuhku mengejang, kupeluk Toni erat-erat, magma birahiku meledak, mengeluarkan cairan kenikmatan yg membanjiri relung-relung kewanitaanku.

Tubuhku terkulai lemas, tapi itu tak berlangsung lama. Beberapa menit kemudian Toni mulai lagi memacu gairahku, hisapan dan remasan didadaqu serta pinggulnya yg berputar kembali membangkitkan birahiku. Lagi-lagi tubuhku dibuat mengelepar-gelepar terayun dalam kenikmatan duniawi. Tubuhku dibolak-balik bagai daging panggang, setiap posisi memberikan sensasi yg berbeda. Entah berapa kali kewanitaanku berdenyut-denyut mencapai klimaks tapi Toni sepertinya belum ingin berhenti menjarah tubuhku. Selagi posisiku di atas Toni, Hendri yg sedari tadi cuma menonton serta merta menghampiri kami, dgn berlutut ia memelukku dari belakang. Leherku dipagutnya seraya kedua tangannya memainkan buah dadaqu. Apalagi ketika tangannya mulai bermain-main diklitorisku membuatku menjadi tambah meradang.

Kutengadahkan kepalaqu bersandar pada pundak Hendri, mulutku yg tak henti-hentinya mengeluarkan desahan dan lenguhan langsung dilumatnya. Pagutan Hendri kubalas, kami saling melumat, menghisap dan bertukar lidah. Pinggulku semakin bergoyg berputar, mundur dan maju dgn liarnya. Aqu begitu menginginkan kejantanan Toni mengaduk-aduk seluruh isi rongga kewanitaanku yg meminta lebih dan lebih lagi.

“Aaargghh.. Verr.. enak banget.. terus Ver.. goyg terus” erang Toni.

Erangan Toni membuat gejolak birahiku semakin menjadi-jadi, kuremas buah dadaqu sendiri yg ditinggalkan tangan Hendri.. Ohh aqu sungguh menikmati semua ini.

Hendri yg merasa kurang puas meminta merubah posisi. Toni duduk disofa dgn kaki menjulur dilantai, Aqupun merangkak kearah batang kemaluannya.

“Isep Ver” pinta Toni, segera kulumat kejantanannya dgn raqus.

“Ooohh.. enak Ver.. isep terus”

Bersamaan dgn itu kurasakan Hendri menggesek-gesek bibir kemaluanku dgn kepala kejantanannya. Tubuhku bergetar hebat, saat batang kemaluan Hendri-yg satu setengah kali lebih besar dari milik Toni-dgn perlahan menyeruak menembus bibir kemaluanku dan terbenam didalamnya. Tusukan-tusukan kejantanan Hendri serasa membakar tubuh, birahiku kembali menggeliat keras. Aqu menjadi sangat binal merasakan sensasi erotis dua batang kejantanan didalam tubuhku. Batang kemaluan Toni kulumat dgn sangat bernafsu. Kesadaranku hilang sudah naluriku yg menuntun melaqukan semua itu.

“Verr.. terus Verr.. gue ngga tahan lagi.. Aaarrgghh” erang Toni.

Aqu tahu Toni akan segera menumpahkan cairan kenikmatannya dimulutku, aqu lebih siap kali ini. Selang berapa saat kurasakan semburan-semburan hangat sperma Toni.
“Aaagghh.. nikmat banget Verr.. isep teruss.. telan Verr”

jerit Toni, lagi-lagi naluriku menuntun agar aqu mengikuti permintaan Toni, kuhisap kejantananya yg menyemburkan cairan hangat dan.. kutelan cairan itu. Aneh! Entah karena rasanya, atau sensasi sexual karena melihat Toni yg mencapai klimaks, yg pasti aqu sangat menyukai cairan itu. Kulumat terus itu hingga tetes terakhir dan benda keras itu mengecil.. lemas.

Toni beranjak meninggalkan aqu dan Hendri, sepeninggal Toni aqu merasa ada yg kurang. Ahh.. ternyata dikerjai dua lelaki jauh lebih mengasikkan buatku. Tetapi hujaman-hujaman kemaluan Hendri yg begitu bernafsu dalam posisi ‘doggy’ dapat membuatku kembali merintih-rintih. Apalagi ditambah dgn elusan-elusan Ibu jarinya dianusku. Bukan cuma itu, setelah diludahi Hendri bahkan memasukan Ibu jarinya ke lubang anusku. Sodokan-sodokan dikewanitaanku dan Ibu jarinya dilubang anus membuatku mengerang-erang.

“Ssshh.. engghh.. yg keras Drii.. mmpphh”

“Enak banget Drii.. aahh.. oohh”

Mendengar eranganku Hendri tambah bersemangat menggedor kedua lubangku, Ibu jarinya kurasakan tambah dalam menembus anusku, membuatku tambah lupa daratan.
Sedang asiknya menikmati, Hendri mencabut kejantanan dan Ibu jarinya.

“Hendrii.. kenapa dicabutt” protesku.

“Masukin lagi Dri.. pleasee” pintaqu menghiba.

Sebagai jawaban aqu cuma merasakan ludah Hendri berceceran di lubang anusku, tapi kali ini lebih banyak. Aqu masih belum mengerti apa yg akan dilaqukannya. Saat Andi mulai menggosok kepala kemaluannya dilubang anus baru aqu sadar apa yg akan dilaqukannya.

“Hendrii.. pleasee.. jangan disitu” aqu menghiba meminta Hendri jangan melaqukannya.

Hendri tak menggubris, tetap saja digosok-gosokannya, ada rasa geli-geli enak kala ia melaqukan hal itu. Dibantu dgn sodokan jarinya dikemaluanku hilang sudah protesku. Tiba-tiba kurasakan kepala kemaluannya sudah menembus anusku. Perlahan tetapi pasti, sedikit demi sedikit batang kenikmatannya membelah anusku dan tenggelam habis didalamnya.

“Aduhh sakitt Drii.. akhh..!” keluhku pasrah karena rasanya mustahil menghentikan Hendri.

“Rileks Ver.. seperti tadi, nanti juga hilang sakitnya” bujuknya seraya mencium punggung dan satu tangannya lagi mengelus-elus klitorisku.

Separuh tubuhku yg tengkurap disofa sedikit membantuku, dgn begitu memudahkan aqu untuk mencengram dan mengigit bantal sofa untuk mengurangi rasa sakit. Berangsur-angsur rasa sakit itu hilang, aqu bahkan mulai menyukai batang keras Hendri yg menyodok-nyodok anusku. Perlahan-lahan perasaan nikmat mulai menjalar disekujur tubuhku.

“Aaahh.. aauuhh.. oohh Drii” erang-erangan birahiku mewarnai setiap sodokan kemaluan Hendri yg besar itu.

Hendri dgn buasnya menghentak-hentakan pinggulnya. Semakin keras Hendri menghujamkan kejantananya semakin aqu terbuai dalam kenikmatan.

Toni yg sudah pulih dari ‘istirahat’nya tak ingin cuma menonton, ia kembali bergabung. Membaygkan akan dijarah lagi oleh mereka menaikan tensi gairahku. Atas inisiatif Toni kami pindah kekamar tidur, jantungku berdebar-debar menanti permainan mereka. Toni merebahkan diri terlentang ditempat tidur dgn kepala beralas bantal, tubuhku ditarik menindihinya. Sambil melumat mulutku-yg segera kubalas dgn bernafsu-ia membuka lebar kedua pahaqu dan langsung menancapkan kemaluannya kedalam kemaluanqu. 

Hendri yg berada dibelakang membuka belahan pantatku dan meludahi lubang anusku. Menyadari apa yg akan mereka laqukan menimbulkan getaran birahi yg tak terkendali ditubuhku. Sensasi sexual yg luar bisa hebat kurasakan saat kejantanan mereka yg keras mengaduk-aduk rongga kewanitaan dan anusku. Hentakan-hentakan milik mereka dikedua lubangku memberi kenikmatan yg tak terperikan.

Hendri yg sudah lelah berlutut meminta merubah posisi, ia mengambil posisi tiduran, tubuhku terlentang diatasnya, kejantanannya tetap berada didalam anusku. Toni langsung membuka lebar-lebar kakiku dan menghujamkan kejantanannya dikemaluanku yg terpampang menganga. 

Posisi ini membuatku semakin menggila, karena bukan cuma kedua lubangku yg digarap mereka tapi juga buah dadaqu. Hendri dgn mudahnya memagut leherku dan satu tangannya meremas buah dadaqu, Toni melengkapinya dgn menghisap puting buah dadaqu satunya. 

Aqu sudah tak mampu lagi menahan deraan kenikmatan demi kenikmatan yg menghantam sekujur tubuhku. Hantaman-hantaman Toni yg semakin buas dibarengi sodokan Hendri, sungguh tak terperikan rasanya. Hingga akhirnya kurasakan sesuatu didalam kewanitaanku akan meledak, keliaranku menjadi-jadi.

“Aaagghh.. ouuhh.. Tonn.. Drii.. tekaann” jerit dan erangku tak karuan.

Dan tak berapa lama kemudian tubuhku serasa melayg, kucengram pinggul Toni kuat-kuat, kutarik agar batangnya menghujam keras dikemaluanku, seketika semuanya menjadi gelap pekat. Jeritanku, lenguhan dan erangan mereka menjadi satu.
“Aduuhh.. Tonn.. Drii.. nikmat sekalii”

“Aaarrghh.. Verr.. enakk bangeett”

Keduanya menekan dalam-dalam milik mereka, cairan hangat menyembur hampir bersamaan dikedua lubangku. Tubuhku bergetar keras didera kenikmatan yg amat sangat dahsyat, tubuhku mengejang berbarengan dgn hentakan-hentakan dikewanitaanku dan akhirnya kami.. terkulai lemas.

Sepanjang malam tak henti-hentinya kami mengayuh kenikmatan demi kenikmatan sampai akhirnya tubuh kami tak lagi mampu mendayung. Kami terhempas kedalam mimpi dgn senyum kepuasan. Dihari-hari berikutnya bukan cuma Hendri dan Toni yg memberikan kepuasan, tapi juga lelaki-lelaki lain yg aqu sukai. Tapi aqu tak pernah bisa meraih kenikmatan bila cuma dgn satu lelaki.. aqu baru akan mencapai kepuasan bila ‘dijarah’ oleh dua atau tiga lelaki sekaligus.

Cerita ABG, Cerita Janda, Cerita Perawan, Cerita Perkosaan, Cerita Seks Sedarah, Cerita Selingkuh, Cerita SEX, Cerita Skandal, Cerita Tante Girang and tagged Anak Teman Ibuku, Anak Tiri Yang Ternoda, Arisan Seks Bikin Aku Ketagihan, Kakak Adik Yang Tak Berdaya, Kampung Bebas Ngesex, ML Dengan Si Cantik Bella, Nafsu Pertama Ibu Ku, Pembalasan Dendam Karina, Pembantu Bikin Ketagihan Ngesex, Puas Dengan Penis Tukang Sensus, Puncak Birahi Yang Tak Tertahankan.

Print this item

  Agen Judi Bola Online | Prediksi Pertandingan Bola 27 April 2017 | Obcbet.com
Posted by: RiskaLim - 04-25-2017, 10:22 PM - Forum: Prediksi - No Replies

[Image: dmYSAkZ.jpg]

Agen Judi Online | Obcbet.com | Prediksi - Obcbet.com merupakan situs judi online terpercaya yang melayani permainan taruhan SBOBET Bola dan SBOBET Casino, Disini Obcbet.com bertindak sebagai Agen Bola Terpercaya yang melayani transaksi judi online setiap harinya. Tentunya dengan support 4 bank besar di Indonesia yaitu Bank BCAMandiriBNI, dan BRI. Disini kami juga menyediakan berbagai jenis promo-promo yang tidak kalah menarik tentunya, Diantara lainnya seperti promo | Free Kredit 100% New Member (Khusus Sportbook) | Promo Sportbook 2in1 (Komisi Sportbook 400% + Cashback 5% ) | Komisi Referral Sportbook 25% BERLAKU SEUMUR HIDUP | Promo Casino ( Komisi Rollingan 1% ) | Komisi Referral Casino 10% BERLAKU SEUMUR HIDUP | Promo Tangkas ( Extra Kredit 20% ).



Selain itu, Costumer Service kami siap sedia untuk melayani anda selama 24Jam. Tunggu apalagi ayo buruan Daftar dan Dapatkan keuntungan bersama OBCBET.com 



Berikut ini adalah panduan dan prediksi bola, Obcbet.com tidak menjamin kemenangan 100% akurat, semua pilihan kembali kepada anda sendiri, dan semoga pilihan anda adalah yang terbaik dan semoga beruntung dalam Taruhan Bola bersama OBCBET.com



Jadwal Prediksi Pertandingan Bola 27 April 2017 :



Liga Inggris



27.Apr 2017 | Arsenal Vs Leicester | Pukul 01.45 WIB

HDP : 0 : 1

Prediksi : Arsenal -1 FT HDP

Over/Under : Under 3.25 FT HDP



27.Apr 2017 | Middlesbrough Vs Sunderland | Pukul 01.45 WIB

HDP : 0 : 0.25

Prediksi : Middlesbrough -0.25 FT HDP

Over/Under : Over 2.25 FT HDP



27.Apr 2017 | Crystal Palace Vs Tottenham | Pukul 02.00 WIB

HDP : 1 : 0

Prediksi : Crystal Palace +1 FT HDP

Over/Under : Over 2.75 FT HDP



Liga Spanyol



27.Apr 2017 | Barcelona Vs Osasuna | Pukul 00.30 WIB

HDP : 0 : 3.75

Prediksi : Osasuna +3.75 FT HDP

Over/Under : Over 5 FT HDP



27.Apr 2017 | Leganes Vs Las Palmas | Pukul 01.30 WIB

HDP : 0 : 0.75

Prediksi : Leganes -0.75 FT HDP

Over/Under : Under 2.50 FT HDP



27.Apr 2017 | Valencia Vs Real Sociedad | Pukul 01.30 WIB

HDP : 0 : 0

Prediksi : Valencia -0 FT HDP

Over/Under : Over 2.75 FT HDP



27.Apr 2017 | D.La Coruna Vs Real Madrid | Pukul 02.30 WIB

HDP : 1.50 : 0 

Prediksi : Real Madrid -1.50 FT HDP

Over/Under : Over 3.25 FT HDP



German Cup



27.Apr 2017 | Bayern Munchen Vs Dortmund | Pukul 01.45 WIB

HDP : 0 : 1

Prediksi : Dortmund +1 FT HDP

Over/Under : Under 3.25 FT HDP



France Cup 



27.Apr 2017 | Paris Saint Germain Vs Monaco | Pukul 02.05 WIB

HDP : 0 : 1.75

Prediksi : Monaco +1.75 FT HDP

Over/Under : Over 3.50 FT HDP



Good Luck Smile

Print this item

Lightbulb Agen Judi Bola Online | Prediksi Pertandingan Bola 26 April 2017 | Obcbet.com
Posted by: RiskaLim - 04-24-2017, 06:19 PM - Forum: Prediksi - Replies (1)

[Image: dmYSAkZ.jpg]

Agen Judi Online | Obcbet.com | Prediksi - Obcbet.com merupakan situs judi online terpercaya yang melayani permainan taruhan SBOBET Bola dan SBOBET Casino, Disini Obcbet.com bertindak sebagai Agen Bola Terpercaya yang melayani transaksi judi online setiap harinya. Tentunya dengan support 4 bank besar di Indonesia yaitu Bank BCAMandiriBNI, dan BRI. Disini kami juga menyediakan berbagai jenis promo-promo yang tidak kalah menarik tentunya, Diantara lainnya seperti promo | Free Kredit 100% New Member (Khusus Sportbook) | Promo Sportbook 2in1 (Komisi Sportbook 400% + Cashback 5% ) | Komisi Referral Sportbook 25% BERLAKU SEUMUR HIDUP | Promo Casino ( Komisi Rollingan 1% ) | Komisi Referral Casino 10% BERLAKU SEUMUR HIDUP | Promo Tangkas ( Extra Kredit 20% ).


Selain itu, Costumer Service kami siap sedia untuk melayani anda selama 24Jam. Tunggu apalagi ayo buruan Daftar dan Dapatkan keuntungan bersama OBCBET.com 



Berikut ini adalah panduan dan prediksi bola, Obcbet.com tidak menjamin kemenangan 100% akurat, semua pilihan kembali kepada anda sendiri, dan semoga pilihan anda adalah yang terbaik dan semoga beruntung dalam Taruhan Bola bersama OBCBET.com

Jadwal Prediksi Pertandingan Bola 26 April 2017 :

Liga Spanyol

26.Apr 2017 | Sporting Gijon Vs Espanyol | Pukul 00.30 WIB

HDP : 0 : 0.25

Prediksi : Sporting Gijon -0.25 FT HDP

Over/Under : Over 2.50 FT HDP


26.Apr 2017 | Granada Vs Malaga | Pukul 01.30 WIB

HDP : 0.25 : 0

Prediksi : Granada +0.25 FT HDP

Over/Under : Under 2.75 FT HDP


26.Apr 2017 | Atl.Madrid Vs Villarreal | Pukul 02.30 WIB

HDP : 0 : 1.25

Prediksi : Atl.Madrid -1.25 FT HDP

Over/Under : Over 2.25 FT HDP


English League Championship


26.Apr 2017 | Wolverhampton Vs Huddersfield Town | Pukul 01.45 WIB

HDP : 0 : 0

Prediksi : Wolverhampton -0 FT HDP

Over/Under : Over 2.25 FT HDP


Liga Inggris


26.Apr 2017 | Chelsea Vs Southampton | Pukul 01.45 WIB

HDP : 0 : 1.25

Prediksi : Chelsea -1.25 FT HDP

Over/Under : Over 2.50 FT HDP


German Cup


26.Apr 2017 | Monchengladbach Vs Frankfurt | Pukul 01.45 WIB

HDP : 0 : 0.50

Prediksi : Frankfurt +0.50 FT HDP

Over/Under : Under 2.25 FT HDP


France Cup


26.Apr 2017 | Angers Vs Guingamp | Pukul 02.00 WIB

HDP : 0 : 0.25

Prediksi : Angers -0.25 FT HDP

Over/Under : Over 2.25 FT HDP

Good Luck Smile

Print this item